LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak optimis mampu meraih Adipura kategori kota kecil tahun 2023.
Daerah yang dipimpin Bupati Iti Octavia Jayabaya ini telah mempersiapkan selama kurun waktu 3 tahun dalam menghadapi penilaian Adipura tahun 2023.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebak Iwan Sutikno mengatakan, pihaknya semakin intensif melakukan pemantuan kebersihan ke sejumlah titik pantau diantaranya pasar Rangkasbitung dan Tempat Pemrosesan Sampah Ahir (TPSA) Dengung, Kecamatan Maja.
Iwan Sutikno mengaku optimis Kabupaten Lebak mampu meraih piala Adipura yang berhasil diraih tahun 2018 lalu.
“Ya, kami optimis tahun ini Kabupaten Lebak, dapat meraih piala Adipura kategori kota kecil setelah terakhir 2018. Saat ini kami tengah mengawal tim penilai Adipura,” kata Iwan, Selasa 10 Oktober 2023.
Salah satu poin tertinggi dalam penilaian Adipura adalah TPSA yang mempunyai bobot 11 poin.
“Tentunya, dengan penanganan TPSA satu pintu semakin memudahkan kita untuk melakukan penataan sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh tim penilai Adipura,” ujarnya.
Kata dia, TPSA seluas 8 Ha yang terletak di Kampung Dengung, Kecamatan Maja tersebut kini dibangun dengan sistem improved sanitary landfill yang merupakan pengembangan dari sistem sanitary landfill.
“TPA Dengung juga dilengkapi dengan instalasi perpipaan, sehingga air sampah dapat dialirkan dan ditampung untuk diolah. Sehingga tidak mecemari lingkungan, bila air sampah yang telah diolah tersebut akan dibuang ke perairan umum, maka harus memenuhi peraturan yang telah ditentukan oleh Pemerintah,” ujarnya.
“TPA mempunyai bobot poin yang cukup tinggi, bukan berarti titik pantau yang lain tidak menjadi penting. Sebenarnya, buka Adipura nya saja yang kita harapkan, tapi secara keseluruhan kualitas kebersihan di Lebak terjaga,” imbuhnya.
Ditambahkan Kabid Pengawasan DLH Lebak Erik target untuk meraih Adipura cukup realistis, mengingat capaian hasil yang di capai pada tahun sebelumnya cukup baik. Adapun loksi yang menjadi titik pantau Adipura antara lain stasiun KA Rangkasbitung, Terminal Manadala Cibadak, sekolah, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), perkantoran, perumahan, dan lingkungan Organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kita terus optimalkan program Jumat bersih untuk melakukan kebersihan di titik pantau Adipura,” katanya.
Dia juga mengatakan, pihaknya memberi penyuluhan maupun sosialisasi terhadap siswa sekolah dan masyarakat Rangkasbitung untuk melakukan gerakan kebersihan lingkungan dan penghijauan.
“Tentunya, kebersihan lingkungan harus melibatkan semua komponen masyarakat,” tukasnya.
Reporter: Nurabidin
Editor : Aas Arbi











