SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Serang telah merampungkan pembangunan 300 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang bersumber dari APBD Kabupaten Serang.
Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Deni Hartono mengatakan, per bulan Oktober 2023, seluruh rumah yang mendapatkan program Rutilahu dari APBD Kabupaten Serang sudah rampung dibangun.
“Progresnya untuk tahun 2023 ini yang 300 unit, alhamdulillah per Oktober kemarin sudah selesai semua, sudah tuntas. Itu bersumber dari APBD Kabupaten Serang,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu, 22 November 2023.
Ia menjelaskan, untuk anggaran tahun ini, program pembangunan Rutilahu dari dana APBD Kabupaten Serang meningkat. Dari semula hanya Rp20 juta rmenjadi Rp 25 juta.
“Anggarannya tahun ini ada kenaikan Rp 25 juta per unitnya dengan rincian 21 untuk material, sisanya untuk upah,” terangnya.
Dia memaparkan, untuk data jumlah Rutilahu pada 2015 ada sebanyak 13.640 unit rumah yang sudah selesai dibangun. Namun demikian, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan kembali terhadap rumah-rumah yang masih masuk dalam kategori Rutilahu.
Selain melalui program Rutilahu dari APBD Kabupaten Serang, tahun ini ada pula rumah yang dibangun oleh Pemerintah Pusat dan juga Baznas.
“Untuk yang APBN kita dapat 575 dari balai anggarannya Rp 20 juta. Terus Baznas tahun ini ada di Anyer dan Kramatwatu ada 40 rumah,” tegasnya.
Pada 2024, pihaknya berencana membangun 200 unit rumah karena mengalami keterbatasan anggaran.
“Rencananya pada tahun depan untuk APBD kita hanya mampu di 200 unit ya karena memang kemampuan keuangannya segitu, tapi kita coba kejar APBN yang provinsi sama CSR, Mudah-mudahan bisa bertambah,” jelasnya. (*)
Editor : Merwanda











