SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Selain rumah roboh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang juga menyebut, ibukota Provinsi Banten juga mengalami tanah longsor dan pohon tumbang, hingga kekeringan selama tahun 2023
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, dalam periode Januari hingga Desember 2023, terdapat kebencanaan akibat cuaca ekstrem seperti pohon tumbang dan tanah longsor.
Selain itu, terdapat juga bencana kekeringan yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kota Serang akibat kemarau panjang atau El Nino yang melanda.
“Rata-rata terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang, dan ada juga rumah roboh yang diakibatkan oleh sambaran petir. Kekeringan juga termasuk kebencanaan,” ujarnya, Senin 1 Januari 2024.
Diat menjelaskan, Kecamatan Kasemen menjadi salah satu wilayah yang memiliki kerawanan cukup tinggi dibandingkan dengan kecamatan lainnya. Bahkan, sebagian besar rumah roboh berada di wilayah kecamatan tersebut. Kemudian Kecamatan Serang, Taktakan, Walantaka, dan Curug. “Kalau banjir ada di 16 titik rawan, terutama di Cipocok Jaya dan Kecamatan Serang,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi











