CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Partai Golkar, PPP dan PAN unggul sementara dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2024 di Kota Cilegon, dengan perolehan suara di atas 14 persen.
Hal itu berdasarkan hasil hitung atau real count sementara dari Info Publik Pemilu 2024 milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Hingga Jumat 16 Februari 2024, pukul 18.00 WIB, total suara yang masuk 52,75 persen atau sebanyak 661 dari 1,253 tempat pemungutan suara (TPS) di Cilegon, Partai Golkar menempati urutan pertama dengan suara 11,576 (19,4 persen), disusul PPP dengan suara 9,377 (15,71 persen) dan ketiga PAN dengan memperoleh suara 8,627 (14,46 persen).
Meski baru masuk 52,75 persen atau setengah dari penghitungan suara di KPU, dari ketiga partai itu, perolehan PPP dan PAN cukup menarik perhatian. pasalnya pada Pileg 2019 yang masuk tiga besar itu Golkar, Gerinda, dan PKS.
Pengamat Politik The Sultan Center Cilegon, Edi M Abduh menerangkan, terjadinya pergeseran suara parpol di Kota Cilegon ada beberapa faktor seperti masuknya PPP di tiga besar salah satunya adanya perpindahan tokoh-tokoh Golkar masuk ke PPP.
“Tokoh Golkar yang pindah ke PPP ini memiliki basis suara yang besar, sehingga mempengaruhi juga suara, seperti Pak Sahruji dan Pak Tohir yang pindah dari Golkar ke PPP,” katanya, saat dihubungi Radarbanten.co.id, Kamis 16 Februari 2024.
Adapun untuk PAN, kata dia, adanya kader-kader muda yang memiliki basis masa yang kuat, ditambah dengan background pengusaha.
“Jadi meski ke tiga, tapi PAN ini sangat baik perolehan suaranya sehingga mampu mengalahkan partai-partai besar juga, karena mereka memiliki tokoh-tokoh muda yang memiliki basis suara besar di Cilegon,” ujarnya.
“Tapi ini masih perolehan suara sementara ya, masih bisa berubah. Adapun Golkar yang masih merajai di Cilegon karena memang selain memiliki tokoh-tokoh yang berpengaruh, suara Golkar masih mengakar di masyarakat Cilegon,” tambahnya.
Pengamat Politik Syaeful Bahri menyampaikan, dari suara yang baru masuk 52,75 persen di Pemilu 2024 Kota Cilegon penuh kejutan, yang mana hasil itu, dirinya sudah memprediksi bahwa suara anak muda bakal mendongkrak hasil Pemilu 2024 ini.
“Keunggulan sementara dari PPP dan PAN banyak diisi oleh anak muda sehingga mendapatkan suara yang signifikan pada capaian penghitungan sementara di Cilegon,” katanya.
“Ini merupakan kejutan dalam perpolitikan di Kota Cilegon, dan jika Golkar mampu mempertahankan hingga 100 persen suara masuk ini sangat luar biasa,” tambahnya.
Dari hasil itu juga, kata Syaeful, bakal menjadi peluang untuk kontestasi persiapan Pilkada di Kota Cilegon. “Dengan komposisi yang berubah ini juga bakal menjadi pelajaran penting untuk persiapan Pilkada mendatang,” tukasnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Aditya











