LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Harga kebutuhan pokok, utamanya pangan selalu mengalami kenaikan, menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal beberapa pekan kedepan.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lebak, mengawasi harga sejumlah komoditi pangan tersebut di pasaran agar senantiasa stabil dan tersedia.
“Untuk stok sembako maupun pangan aman jelang ramadhan. TPID Kabupaten Lebak terus berupaya mengawasi harga sejumlah komoditi pangan tersebut di pasar agar senantiasa stabil,” kata Asisten daerah (Asda) II Pemkab Lebak Ajis Suhendi usai rapat TPID di data lebak center pemkab Lebak, Senin 4 Maret 2024.
Untuk memastikan pasokan dan stok pangan tetap terjaga TPID melakukan berbagai langkah mulai dari melakukan koordinasi serta kunjungan ke sentra produksi, kunjungan ke pasar, dan kunjungan ke gudang distributor dan Bulog.
“Kita ingin memastikan bila stok pangan di Lebak terjaga begitu juga harganya stabil. Kendati harga-harga cenderung naik jelang ramadhan. Tapi mudah-mudahan bisa terkendali dan relatif menurun karena Maret ini mulai masuk masa panen (padi) di beberapa tempat,” ujarnya.
Ajis mengatakan, TPID melalui Disperindag Lebak terus melakukan pemantuan harga-harga komoditi pangan di pasar dan meastikan stok pangan di Lebak terjaga begitu juga harganya stabil.
“Secara rutin kita melakukan pemantauan harga, rapat evaluasi mingguan, pasar murah di 28 Kecamatan, operasi pasar melalui SPHP di 28 Kecamatan, gerakan pangan murah, gerakan tanam pangan cepat. Itu beberapa diantaranya yang kita lakukan,” ujarnya.
Dalam pasar murah ramadhan, kata Ajis Psmkab Lebak mengalokasikan subsisi sebesar Rp 894 juta.
Dalam pasar murah menyediakan ribuan paket dengan harga dibawah pasar. Seperti paket gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter dan terigu 1 kg dengan harga Rp35 ribu. Sementara harga paket B yakni beras 5 kg Rp39.500,” katanya.
Kepala Disperindag Kabupaten Lebak Orok Sukmana mengatakan, untuk mengendalikan harga komoditas sembako yang biasanya cenderung mengalami kenaikan jelang puasa dan lebaran Idul Fitri, pemkab lebak menggelar pasar murah ramadhan 2024.
Pasar murah ramadhan berlangsung mulai 27 Februari hingga 23 Maret 2024 yang akan berlangsung di 28 kantor Kecamatan di Kabupaten Lebak.
Dalam pasar murah tersebut pemkab menyediakan beras, minyak goreng, terigu dan gula pasir.
Dengan adanya pasar murah ramadhan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sembako selama ramadan dan jelang lebaran idul fitri.
“Kebutuhan masyarakat akan bahan pokok sangat tinggi pada saat bulan ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri. Sehingga, akan mempengaruhi daya beli masyarakat,” katanya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











