CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mencatat pengguna layanan kesehatan di Posko Mudik Lebaran 1445 Hijriah yang dibuka sejak 4 hingga 16 April 2024 sebanyak 703 orang.
“Posko kesehatan kami jadwalkan ditutup hari ini (Selasa, 16/4). Tercatat ada 693 dewasa dan 10 anak-anak yang mendapatkan pelayanan di posko kesehatan,” kata Kepala Bidang Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Cilegon Febrinaldo, Selasa 16 April 2024.
Dijelaskan Febri, para pemudik yang datang ke posko kesehatan rata-rata mengalami keluhan diare, gastritis dan hipertensi. “Rata-rata keluhan mereka adalah diare, gastritis dan hipertensi,” jelasnya.
Menurut Febri, berdasarkan rata-rata pemudik diduga dipicu akibat kelelahan seperti saat mengantre di tengah terik matahari di pelabuhan dan atau telah melakukan perjalanan jauh, terutama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan sepeda motor.
“Para pemudik yang mengeluh sakit sudah tertangani dengan baik. Tenaga kesehatan kita selalu standby 24 jam,” tuturnya.
Dalam hal ini, Febri juga menerangkan, bahwa pihaknya telah menyediakan enam posko kesehatan yang tersebar di jalur mudik Lebaran, yakni di jalur menuju Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Merak.
“Selain 6 posko yang disediakan Dinkes Kota Cilegon, ada juga 3 posko tambahan yang disediakan Dinkes Provinsi Banten, BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dan PMI (Palang Merah Indonesia) di Pelabuhan Merak,” katanya.
Sementara dari data posko siaga PMI Kota Cilegon pemudik yang ditangani selama arus mudik dan balik Lebaran sebanyak 40 orang.
“Total 40 pasien yang ditangani. Di antaranya 2 orang laka lantas di Pos Buffer Zone JLS, 5 orang di Pos Simpang JLS dan 33 orang dengan gangguan kesehatan seperti sesak napas, pengecekan tensi darah dan juga penanganan luka akibat terjatuh saat perjalanan di Pos Terminal Terpadu Merak,” ujar Humas PMI Kota Cilegon Fahrul. (*)
Reporter: Raju
Editor: Aas Arbi











