SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Muhit (52) warga asal Desa Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda, Rabu dinihari, 10 April 2024.
Pria paruh baya tersebut menjadi korban pengeroyokan saat berupaya melerai perkelahian anaknya. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka-luka.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko mengatakan, pihaknya telah menangkap salah satu pelaku pengeroyokan. Pelaku yang ditangkap tersebut pemuda berinisial RF. Pemuda berusia 22 tahun itu merupakan tetangga kampung korban.
“Satu pelaku berinisial RF (22) yang merupakan tetangga kampung korban telah ditangkap Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang di rumahnya pada Sabtu dinihari, 13 April 2024,” katanya melalui pesan Whatsapp, Selasa 16 April 2023.
Condro menjelaskan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi di dekat rumah korban. Sebelum kejadian, korban sedang melaksanakan tahlil di rumah tetangganya.
“Sebelumnya korban sedang tahlilan bersama warga lainnya. Begitu mendengar anaknya terlibat keributan, korban dan ponakannya langsung bergegas ke lokasi,” ungkapnya.
Setiba di lokasi, korban melihat anaknya dikeroyok oleh dua pelaku berinisial HA dan AL dan berhasil melerai keributan. Setelah dilerai, kedua pengeroyok pulang meninggalkan lokasi.
Namun tidak lama kemudian, HA dan AL kembali lagi namun tidak berdua melainkan bersama beberapa temannya, termasuk tersangka RF. Setelah bertemu korban, para pelaku langsung mengeroyok bahkan ponakan korban bernama Nurman juga tak luput dari sasaran keberingasan pelaku.
“Korban yang menderita luka-luka pada bagian wajah akibat dipukuli dan dikepruk menggunakan batu kemudian melapor ke Mapolres Serang,” ujar pria asal Ponorogo, Jawa Timur ini.
Berbekal dari laporan serta hasil visum, Tim Resmob Polres Serang yang dipimpin Ipda Supendi dan Katim Bripka Sutrisno langsung bergerak mengejar pelaku. Namun saat Tim Resmob mendatangi rumah pelaku, para pengeroyok tidak ada di rumahnya.
“Pada saat lebaran Tim Resmob mendapat informasi jika salah satu pelaku berada di rumahnya dan langsung bergerak dan berhasil mengamankan RF,” kata mantan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten ini.
Condro mengatakan bahwa dari keterangan RF, pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku lainnya dan saat ini masih dalam pengerjaan. “Kami mengimbau kepada para pelaku yang masih bersembunyi agar menyerahkan diri sebelum Tim Resmob melakukan tindakan tegas,” tutur alumnus Akpol 2005 ini.
Reporter: Fahmi
Editor: Aas Arbi











