SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemkab Serang tahun ini menyalurkan sebanyak 89 hewan kurban kepada masyarakat dan juga yayasan yang ada di Kabupaten Serang.
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, 89 hewan qurban terdiri dari 32 ekor Sapi, 2 ekor Kerbau dan 55 ekor Kambing.
Hewan qurban tersebut berhasil dihimpun dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Serang.
“Semua sudah didistribusikan kepada masyarakat (yayasan dan ponpes di Kabupaten Serang-red), semoga semuanya berkah,” katanya saat ditemui usai pelaksanaan shalat Idul Adha di Masjid Besar Baitussalam Kecamatan Pabuaran, Senin 17 Juni 2024.
Tatu mengungkapkan, berkurban merupakan salah satu bentuk ketaatan hambanya kepada sang pencipta dan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, qurban juga sebagai bentuk solidaritas kepada kaum muslim.
“Kita selaku umat muslim berkurban hewan masing-masing semampunya dan juga selain bentuk dari ketaqwaan kita kepada Allah Swt, bentuk lainnya adalah bentuk solidaritas kepada sesama umat muslim karena dari hewan kurban ini dibagikan kepada saudara-saudara kita tentunya yang membutuhkan,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tatu yang ditemani oleh Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Sekretaris Daerah (Sekda) Nanang Supriyatna perwakilan dari unsur Forkopimda secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada Dewan Pengurus Masjid (DKM) Baitussalam.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengatakan, esensi dan makna serta hikmah yang dapat diambil pelajaran dari Idul Adha adalah sebuah ketaatan Nabi Ibrahim AS serta keihklasan dan kesabaran Nabi Ismail AS.
Dari dua makna ini yang kemudian harus diimplementasikan dalam konteks ketaqwaan kita kepada Allah Swt untuk menjalankan syariatnya dan keikhlasan untuk mengorbankan sedikit harta.
“Pengorbanan dalam bentuk entah itu kerbau, sapi, kambing yang kemudian ketaatan kesabaran itu serta keihklasan ini dalam rangka memberikan senyum kepada orang-orang di sekitar kita karena daging kurban akan dibagikan dengan keluarga, tetangga, saudara serta masyarakat. Maka kuncinya ada dua ketaatan, kesabaran dan keikhlasan serta dalam rangka memberikan kebahagiaan kepada sesama kaum muslimin,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











