KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Perumahan Green Aryana Karawaci berencana akan melakukan demonstrasi di kantor PT Tirta Amarta Nusa Karawaci, menuntut perbaikan kualitas air yang dikelola perusahaan tersebut.
Ketua RT 02 Perumahan Aryana Karawaci, Brillian Budi Riyanto mengungkap, pihaknya berencana menggelar unjuk rasa di kantor PT Tirta Amarta Nusa Karawaci menuntut diperbaikinya kualitas air yang selama ini keruh, berbau dan mengandung bakteri Escherichia coli (E.coli).
“Kami sedang konsolidasi dengan warga yang sama-sama memiliki kesadaran dan tanggung jawab, bahwa persoalan ini harus mendapat perhatian lebih dari semua pihak, agar kami selaku pelanggan dipenuhi hak-haknya mendapat layanan air bersih,” ujar Brilian dalam sambungan telepon, Senin 29 Juli 2024.
Brilian mengatakan, aksi unjuk rasa hanya akan difokuskan pada menyuarakan hak-hak pelanggan, seperti menuntut transparansi pengelolaan air serta mendapat jaminan jika air yang disalurkan ke warga bebas keruh, berbau dan anti bakteri.
“Tuntutan kami hanya itu. Kami hanya ingin mendapat layanan air bersih yang semestinya, karena saat ini kualitas air sangat buruk. Air keruh dan saat di uji lab mengandunh bakteri E. coli,” jelasnya.
Brilian menambahkan, ia dan warga lainnya juga berharap mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tangerang atas persoalan yang tengah dihadapi warga Green Aryana Karawaci.
“Kami berharap mendapat dukungan dari semua pihak, agar perjuangan kami mendapat layanan air bersih dapat terealisasi,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, PT Tirta Amarta Nusa Karawaci membantah adanya kandungan bakteri Escherichia coli (E.coli) pada air minum yang disalurkan ke warga Perumahan Green Aryana Karawaci.
Perwakilan PT Tirta Amarta Nusa Karawaci, Heri Kecik menegaskan air minum yang dikelola pihaknya bebas bakteri E.coli, karena sudah diuji di laboratorium milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang.
“Air yang kami kelola bebas bakteri E. coli, hasil uji lab Dinkes Kota Tangerang pada Februari 2024 menegaskan hal itu,” ujar Heri kepada RADARBANTEN.CO.ID di Binong, Kabupaten Tangerang, Jumat 26 Juli 2024.
Menurut Heri, PT Tirta Amarta Nusa Karawaci memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menjalankan mekanisme pengawasan yang ketat dalam menjaga kualitas air minum yang disalurkan ke warga perumahan.
Kualitas air yang dikelola PT Tirta Amarta Nusa Karawaci menurutnya memiliki nilai 0,78 yang sangat aman dikonsumsi manusia. “Syarat kualitas air kita nilai tesnya 0,78. Yang bahaya itu kalau nilainya diatas 5,” jelasnya.
“Jadi kami pastikan air yang kami kelola telah melalui SOP dan mekanisme yang panjang, sehingga air yang dihasilkan merupakan air dengan kualitas baik dan aman bagi warga,” tambahnya
Terkait dengan keluhan warga terhadap keruhnya air, menurut Heri hal itu bisa saja terjadi karena masalah teknis pada jaringan pipa yang mungkin saja bocor atau terjadi endapan lumpur didalamnya.
Sebagai contoh menurutnya, saluran pipa air milik mereka pernah bocor karena hantaman akar dari pohon besar atau juga adanya endapan lumpur pada saluran pipa.
“Nah, persoalan teknis seperti ini bisa terjadi, tapi kita tidak tinggal diam, kita langsung perbaiki. Dan yang terpenting adalah, ketika ada warga yang mengeluh, kita terjunkan petugas datang kerumah warga megatasi persoalan ini. Ini bentuk komitmen kami demi melayani warga,” ujarnya.
Heri mengatakan, PT Tirta Amarta Nusa Karawaci selalu terbuka untuk musyawarah dengan warga yang komplen terhadap layanan air bersih. Menurutnya, pihaknya juga telah banyak melakukan dialog dengan warga dan memberi pengertian serta sosialisasi terhadap persoalan teknis tersebut.
Reporter: Syaiful Adha











