SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 127 apoteker di Banten mengikuti workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Sabtu 7 September 2024.
Kegiatan yang digelar di aula Tb Suwandi Kota Serang ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan apoteker dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.
Para peserta antusias mengikuti pelatihan yang diisi oleh para ahli, termasuk dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pusat dan dokter spesialis.
Ketua PD IAI Banten, Apt Ahmad Sofan menyampaikan, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik BHD, tetapi juga pentingnya peran apoteker dalam perencanaan dan pendistribusian obat-obatan saat terjadi bencana.
“Para apoteker di Banten tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga langsung mempraktekkan teknik BHD dalam workshop tersebut,” katanya.
Ia berharap, adanya kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri para apoteker dalam memberikan pertolongan pertama pada korban bencana.
“Semoga apoteker terlatih dalam memberikan BHD dan dapat berperan melakukan pekerjaan kefarmasian dalam kondisi kebencanaan,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dalam kegiatan tersebut, dr Atep Supriyadi memaparkan bagaimana melakukan bantuan hidup dasar, seperti terkena gigitan ular, atau kasus tersedak.
“Seluruh peserta mempraktekkan bagaimana melakukan BHD dengan benar sehingga dapat menyelamatkan nyawa. Semoga keterampilan yang dimilki seputar kegawatdaruratan ini dapat menjadi penghalang agar nyawa korban dapat diselamatkan,” paparnya.
Diketahui, pada kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PP IAI Apt Noffendri selaku Ketua PP IAI. Ketua Konsil Tenaga Kefarmasian Indonesia Dr. Apt Priyanto, M.Biomed, Ketua ATB Banten Apt Zulhijrah Syamsuddin.
Reporter: Raju
Editor: Aditya










