TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Tangsel, H.M. Yusuf, meminta Pemkot Tangsel untuk menambah kuota pemberian insentif kepada guru sekolah swasta di Tangsel.
Menurut Yusuf, pemberian insentif untuk guru swasta belum proporsional antara total jumlah guru swasta dengan kuota insentif saat ini.
“Guru swasta di Tangsel itu totalnya 13.778 orang, namun yang mendapat insentif baru 5.000 orang. Belum ada separuhnya. Untuk itu kami mendorong agar Pemkot Tangsel memperluas kuota insentif supaya bisa merata bagi seluruh guru swasta kita,” ujar Yusuf, Jumat, 25 Oktober 2024.
Yusuf mengatakan, guru swasta memiliki peran sentral dan sama-sama mencerdaskan anak didik di Tangsel, sehingga apresiasi melalui tambahan insentif atas pengabdian guru swasta harus diberikan secara merata.
“Kita pahami bahwa guru swasta sama-sama berperan mencerdaskan anak-anak didik di Tangsel, karena banyak guru swasta kita tidak terpenuhi dan tercukupi kesejahteraan mereka,” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, DPRD Tangsel melalui kewenangannya dalam penganggaran akan mendorong Pemkot Tangsel untuk bisa mengalokasikan anggaran APBD Tahun 2025 dengan mempriotitaskan penambahan kuota insentif guru swasta.
“Ini kan kebetulan pekan ini baru mulai proses pembahasan APBD 2025 di Badan Anggaran (Banggar), ya coba kita hitung bersama kemampuan Pemkot Tangsel seperti apa. Kota dorong juga PAD-nya meningkat, ya mudah-mudahan bisa tuntas diterima 13.778 orang guru swasta,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono











