PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang mencatatkan capaian penghimpunan zakat, infak, san sedekah pada tahun 2024 sebesar Rp 3 miliar.
Jumlah ini melampaui target yang telah ditetapkan, sebesar Rp 2,5 miliar.
Ketua Baznas Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengumpulan dana zakat, infak, dan sedekah tersebut.
“Dari rencana kerja yang telah disusun, capaian ini bahkan melebihi target. Kami berhasil mengumpulkan hampir Rp 3 miliar. Kepercayaan publik sangat penting, bahkan individu di luar ASN juga ikut berpartisipasi,” kata Pery, Kamis, 20 Februari 2025.
Menurut Pery, mayoritas dana zqkat, infak, dan sedekah yang terkumpul berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pandeglang dan masyarakat.
“Kontribusi terbesar datang dari ASN. Terima kasih kepada para ASN yang telah mempercayai Baznas,” ujarnya.
Pery menjelaskan, keberhasilan ini tak lepas dari meningkatnya kesadaran muzaki di Pandeglang dalam menunaikan kewajiban mereka.
Dana yang terkumpul itu disalurkan melalui berbagai program, di antaranya, Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) dengan anggaran Rp 25 juta per unit, program Pandeglang Cerdas berupa beasiswa, serta Pandeglang Mandiri untuk pemberdayaan ekonomi.
Ada pula Program Santri Entrepreneur, bantuan UMKM, Pandeglang Sehat, dan Pandeglang Takwa yang mencakup insentif untuk guru mengaji, marbot, kelompok dhuafa, serta bantuan sarana tempat ibadah dan pendidikan diniyah.
Ia melanjutkan, skema pengumpulan zakat, infak, dan sedekah bagi ASN di Pandeglang didasarkan pada surat imbauan Bupati Pandeglang.
“Jadi sifatnya semi wajib. Memang hampir di semua kabupaten/kota, sebagian besar pengumpulan zakat, infak, sedekah berasal dari ASN,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau instansi telah memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk memfasilitasi pengumpulan zakat. Bahkan, UPZ juga dibentuk di tingkat koordinator wilayah dan Puskesmas.
“Terima kasih kepada para muzaki yang telah berpartisipasi, meskipun nominalnya tidak seberapa. Jika dikumpulkan, dana tersebut akan lebih bermanfaat,” jelasnya.
Editor: Agus Priwandono











