PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang menargetkan luas tambah tanam (LTT) sawah mencapai 138.501 hektare pada 2025. Target ini telah disepakati sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian di daerah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Nasir mengatakan, pemerintah pusat menetapkan target luas tambah tanam (LTT) padi di Kabupaten Pandeglang sebesar 188.749 hektare berdasarkan potensi luas lahan sawah di daerah tersebut. Namun, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang menyepakati target realisasi sebesar 138.501 hektare pada 2025.
“Kemampuan kami berdasarkan workshop di Pandeglang sekitar 138.501 hektare, itu yang sudah disepakati. Target ini harus direalisasikan setiap bulan,” ungkapnya, Rabu (19/2).
Menurutnya, pihaknya akan fokus mengoptimalkan lahan padi yang tersebar di berbagai kecamatan.
“Semua kecamatan yang memiliki lahan padi akan dimaksimalkan. Luas lahan baku kami 52.640 hektare, bisa ditanam tiga kali dalam setahun, bahkan beberapa bisa empat kali. Itu nanti menjadi target bulanan,” jelasnya.
Lanjutnya, DPKP Pandeglang mendorong petani untuk segera melakukan penanaman kembali setelah panen guna memenuhi target luas tambah tanam (LTT). Saat ini, lahan di wilayah selatan mulai memasuki masa panen, sementara di wilayah utara masih dalam tahap tanam.
“Kami harapkan setelah panen, petani tidak menunda-nunda untuk langsung menanam kembali,” ujarnya.
Menurutnya, target LTT menjadi indikator penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kita harus kawal ini. Makanya, TNI juga bertanggung jawab untuk memastikan target ini tercapai. Tapi yang utama tetap petani, mereka harus terus didampingi,” tuturnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











