SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bakal melakukan rapat koordinasi kembali terkait rencana pembongkaran bangunan liar (bangli) di sempadan rel Stadion Maulana Yusuf.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi terlebih dahulu dengan sejumlah instansi terkait.
“Nanti harus ada rapat dengan sejumlah OPD terlebih dahulu. Kalau waktunya kita harus rapat juga bersama PT KAI lebih dulu,” kata Farach, Rabu, 19 Februari 2025.
Farach mengatakan, awalnya Pemkot Serang ingin membuat Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sempadan rel KAI Stadion MY.
Namun, informasi yang didapatkan, PT KAI akan melakukan pengembangan transportasi di Kota Serang, dengan membuat jalur rel doubble track dari Serang ke Rangkasbitung.
“Dari PT KAI nya tidak menyarankan dijadikan Taman. Kemungkinan setelah reaktivasi Rangkas-Labuan, jadi nanti kemungkinan dari Serang-Rangkasbitung itu jadi doubble track, itu informasi dari PT KAI-nya ya,” ungkap Farach.
Meski demikian, Pemkot Serang memastikan akan melakukan pembongkaran terhadap 80 bangunan liar tersebut.
“Yang pasti tahun ini (pembongkaran,red). Para pedagang stadion juga tidak ada izin dari PT KAI seperti di Tamansari ada sistem kontraknya. Karena di sana mau dijadikan pengembangan transportasi di Kota Serang doubble track,” ujar Farach.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aditya











