LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Asda II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak Ajis Suhendi meminta Dinas Perindisutrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk terus mengecek harga dan ketersediaan stok bahan pokok jelang lebaran Idul Fitri tahun 2025.
Ajis mengatakan, ia bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantuan ketersediaan stok sembako dan harga terjangkau.
“Ya, hasil pengecekan kami bersama TPID harga bahan pokok pekan kedua ramadan ini di pasar Rangkasbitung masih terkendali. Tapi, pemantuan tetap harus dilakukan. Insya allah, kebutuhan pokok masyarakat tercukupi atau aman sampai lebaran Idul Fitri dengan harga yang terjangkau,” kata Ajis, Selasa 11 Maret 2025.
Menurutnya, dari pantuan di sejumlah pasar dan agen stok kebutuhan bahan pokok seperti stok beras, daging sapi, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabe rawit, bawang merah, bawang putih gula pasir cukup tersedia.
“Alhamdulilah, pantuan di 13 pasar daerah stok sembako cukul tersedia. Bahkan, ada yang cukup sampai satu bulan kedepan. Dalam sepekan kita melakukan pengecekan dua kali yaktu Seni dan Kamis,” katanya.
Selain itu kata dia stok juga tersedia di Bolug cabang Lebak seperti beras medium 4,602,9 ton, beras premiun 2,4 ton, gula 369, minyak goreng 636 liter dan terigu 28 kg.
“Pemerintah daerah, terus berupaya menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok dan ketersediaan sembako. Karenanya, selama ramadan pemkab Lebak melalui Disperindag menggelar operasi pasar murah yang digelar di 28 Kecamatan di Lebak,” tukasnya.
Editor: Bayu Mulyana











