LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Mendekati hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah menjadi berkah tersendiri bagi jasa pangkas rambut yang berlokasi di Kampung Hasem, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak.
Pangkas rambut ini dipadati warga yang ingin potong rambut, Minggu 30 Maret 2025.
Puluhan warga dimulai dari pagi hingga sore terus mendatangi pangkas rambut milik Remon. Tentunya hal tersebut menjadi berkah dan membuat omset pemilik barbershop atau pangkas rambut meningkat signifikan hingga jutaan rupiah dibandingkan hari-hari biasa.
Remon, mengatakan, sejak beberapa hari terkahir jumlah pengunjung yang datang meningkat tajam. Menurutnya warga berbondong-bondong memadati tempat barbershop atau pangkas rambut untuk merapikan penampilan rambut mereka sebelum merayakan momen spesial bersama keluarga dan kerabat di hari lebaran.
“Kalau menjelang lebaran sih alhamdulillah berkah, maksudnya kalau 10 hari mendekati lebaran itu omset per hari kira-kira dapet lah 70 kepala, kalau hari-hari biasa mana ada,” kata Remon, saat ditemui di tempat pangkas rambutnya, Minggu 30 Maret 2025.
Remon mengungkapkan pelanggan yang datang tidak hanya pria orang dewasa, namun dari kalangan anak muda hingga anak-anak juga ramai mengunjungi tempat potong rambutnya.
“Inikan mau lebaran jadi anak- anak hingga orang dewasa banyak yang nyukur, buka patokan saya dari jam sembilan pagi, tutup jam sebelas hingga jam dua belas malam,” ujarnya.
Jasa cukur di tempat Remon Rp 15.000-20.000 per orang. Tarif tersebut merupakan yang paling terjangkau untuk warga yang ingin merpikan penampilan rambutnya.
“Kalau kewalahan pasti ya namanya juga ramai gitu ya kewalahan,”ucapnya.
Salah seorang pelanggan, Bayu, yang tengah mengantre mengaku selalu potong rambut sebagai agenda wajib menjelang Idul Fitri.
“Ini saya lagi nyukur sama anak berempat, tergantung biasanya anak-anak minta yang botak tapi kalau saya orang tua biasa ajah asal pendek aja udah,”kata Bayu.
Baginya tradisi potong rambut sudah menjadi bagian dari persiapan menjelang perayaan hari lebaran.
“Lumayan -lumayan lama, sebelum ashar saya udah disini, biar keliatan rapi ajah dan engga keliatan kusam ajah yang penting rapih gitu sih intinya,”pungkasnya.
Editor : Aas Arbi











