PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gunung Pulosari di Kabupaten Pandeglang, Banten, bukan hanya populer di kalangan pendaki, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang mendalam bagi masyarakat setempat. Oleh karena itu, pendaki yang ingin menjelajahi gunung ini perlu memperhatikan sejumlah pantangan dan larangan demi keselamatan dan untuk menghormati kearifan lokal.
Berikut adalah beberapa pantangan yang wajib diketahui sebelum mendaki Gunung Pulosari:
- Hindari Berucap Sembarangan
Gunung Pulosari dipercaya memiliki aura mistis. Pendaki diingatkan untuk menjaga ucapan dan menghindari kata-kata kasar atau sombong yang bisa mengganggu keharmonisan alam sekitar. - Larangan Membawa Pasangan yang Belum Sah
Menurut kepercayaan warga sekitar, membawa pasangan yang belum menikah ke Gunung Pulosari bisa mendatangkan musibah, sebuah pantangan yang sangat dihormati oleh masyarakat setempat. - Jangan Mengambil atau Merusak Alam
Merusak alam, seperti mengambil bunga atau batu, dilarang keras. Selain merusak ekosistem, hal ini dianggap membawa nasib buruk bagi pendaki yang melanggarnya. - Jaga Suara di Kawasan Sakral
Beberapa titik di gunung, terutama sekitar Curug Putri dan Kawah Gunung Pulosari, dianggap sangat sakral. Pendaki disarankan untuk menjaga ketenangan dan tidak berteriak atau bersuara keras di tempat-tempat ini. - Dilarang Melakukan Perbuatan Asusila
Perbuatan tidak senonoh atau melanggar norma sangat dilarang. Selain bertentangan dengan etika, tindakan ini diyakini membawa akibat buruk secara spiritual. - Jangan Mendaki Sendirian
Mendaki Gunung Pulosari sendirian sangat berisiko. Selain faktor keselamatan, kepercayaan lokal juga menyebutkan bahwa pendaki yang sendirian lebih rentan terhadap gangguan gaib.
Penting untuk mematuhi pantangan-pantangan ini agar pendakian tidak hanya aman, tetapi juga penuh makna. Jika dihormati, Gunung Pulosari bisa memberikan pengalaman mendalam dan berkesan bagi para pendaki.
Editor : Merwanda











