PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk memastikan kenyamanan dan kepuasan wisatawan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispar) Kabupaten Pandeglang terus berupaya membangun konsep Sapta Pesona di setiap destinasi wisata. Sapta Pesona, yang bertujuan menciptakan suasana wisata yang aman, nyaman, dan berkesan, terdiri dari tujuh unsur utama: aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.
Menurut Kepala Dispar Pandeglang, Rahmat Zultika, penerapan Sapta Pesona di destinasi wisata sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan meningkatkan kunjungan wisatawan. “Dengan sapta pesona, wisatawan akan merasa nyaman dan tentunya akan kembali berkunjung,” ungkapnya di pos pengamanan Lebaran Idul Fitri di Kecamatan Carita, Kamis, 3 April 2025.
Salah satu fokus utama Dispar adalah mencegah praktik pungutan liar (pungli) yang dapat merusak citra pariwisata Pandeglang. Kadispar menegaskan bahwa pungli tidak pernah dibenarkan oleh pemerintah. “Kami menolak praktik pungli. Ini bisa membuat wisatawan kapok datang kembali,” tegasnya. Dengan adanya pembinaan kepada pengelola wisata, Dispar berharap wisatawan yang datang mendapatkan pengalaman positif dan berkesan.
Lebih lanjut, Zultika menambahkan bahwa evaluasi terhadap penerapan Sapta Pesona akan dilakukan setelah Libur Lebaran Idul Fitri. “Kami akan memberikan pembinaan lebih lanjut kepada pengelola wisata, terutama pemilik tempat wisata, agar mereka bisa memberikan edukasi yang baik kepada pengunjung,” ujarnya.
Dengan penerapan Sapta Pesona yang ketat, Dispar Pandeglang berharap dapat menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap wisatawan yang datang.
Editor : Merwanda











