LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Delapan jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak saat ini kosong. Untuk mengisinya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebak sedang melakukan konsultasi intensif dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Jabatan-jabatan yang belum terisi di antaranya yakni Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPA2KBP3A), serta dua posisi staf ahli bupati masing-masing bidang ekonomi, pembangunan, dan keuangan; serta bidang pemerintahan, hukum, dan politik.
Kepala BKPSDM Lebak, Eka Prasetiawan, mengatakan pengisian jabatan akan dilakukan usai memperoleh rekomendasi dari BKN.
“Insyaallah, di triwulan keempat sudah mulai tahapan pengisian jabatan, open bidding atau talenta nanti tergantung rekomendasi/izin dari BKN,” kata mantan Kabag Humas Pemkab Lebak itu, Kamis, 10 April 2025.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan BKN untuk menentukan metode pengisian yang akan diterapkan.
“Pada prinsipnya kami siap melaksanakan rekomendasi dari BKN, baik itu melalui rekrutmen open bidding maupun manajemen talenta,” katanya.
Eka menjelaskan, pada tahun 2025 ini, dua pejabat eselon II sudah memasuki masa pensiun. Kepala Dinas Koperasi dan UKM pensiun pada Maret, sedangkan Kepala DPA2KBP3A, Abdurohim, pensiun awal April.
“Plt Dinas DPA2KBP3A saat ini tengah proses dan akan diajukan ke pimpinan,” katanya.
Meski banyak pejabat eselon II dan III yang pensiun, Eka memastikan kinerja perangkat daerah tetap berjalan dengan baik.
“Tentunya, dalam berorganisasi apalagi ASN, sudah tidak aneh rotasi, mutasi maupun pensiun,” ujarnya.
Editor : Merwanda











