TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Jelang dibukanya pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, pada akhir bulan Mei, warga Tangsel meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) untuk melakukannya secara online.
Menurut Reni, warga Ciater, Serpong, SPMB jika dilakukan secara online akan lebih efektif, efesien, dan transparan, serta terhindar dari praktek percaloan.
Ia mengaku, proses pendaftaran secara offline atau manual justru menimbulkan banyak problem. “Pengalaman saya saat mendaftarkan anak di SDN yang masih dilakukan secara manual itu cukup menguras waktu. Setelah lama ngantre, masih harus melewati serangkaian tahap pendaftaran,” ungkapnya, Senin 12 Mei 2025.
Sementara itu, menurut Tati, warga Serpong lainnya, sudah seharusnya Dindikbud Kota Tangsel mengikuti perkembangan teknologi dan menerapkannya ke dalam SPMB 2025.
“Karena memang pendaftaran online sudah diterapkan sejak lama oleh SD swasta, mulai dari pendaftaran, seleksi hingga pengumuman itu bisa online dan itu dirasa cukup efektif,” jelasnya.
“Sekarang Dindikbud Tangsel seharusnya juga mulai menerapkan sistem online buat pendaftaran SD Negeri,” tambahnya.
Editor: Mastur Huda











