CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolres Cilegon AKBP Kemas Indra Natanegara menegaskan komitmennya menindak tegas segala bentuk premanisme yang berkedok organisasi masyarakat maupun LSM. Hal itu disampaikan usai memimpin patroli gabungan bersama jajaran Polsek, Minggu malam 11 Mei 2025.
“Berkaitan dengan premanisme ini, Polres Cilegon berkomitmen sesuai arahan Kapolri dan Kapolda Banten, untuk menindak tegas ormas, LSM, atau oknum mana pun yang berkedok premanisme di wilayah hukum Polres Cilegon,” ujar Kapolres.
Pernyataan itu sekaligus merespons beredarnya video viral yang memperlihatkan pertemuan antara sejumlah organisasi pengusaha dengan pihak PT Chandra Asri Alkali (CAA), yang memicu spekulasi soal dugaan intimidasi.
Kapolres menjelaskan, pihaknya telah melakukan mediasi antara pengusaha lokal dan pengusaha asing yang terlibat dalam pertemuan tersebut.
“Itu hanya miskomunikasi antara pengusaha asing dan lokal. Sudah kita mediasi, dan kami ultimatum tidak boleh ada pengancaman maupun intimidasi. Kalau masih terjadi, akan kami tindak tegas,” tegas AKBP Kemas.
Ia menyebut, mediasi berlangsung kondusif dan kedua belah pihak telah sepakat untuk menjaga situasi tetap aman dan profesional, tanpa unsur tekanan atau premanisme.
“Alhamdulillah, mediasi berjalan lancar. Kedua pihak sepakat tidak ada unsur ancaman maupun tindakan premanisme dalam kerja sama bisnis mereka,” katanya.
Editor: Mastur Huda











