TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Tahun ini, sebanyak 167 ekor kambing dan 15 ekor sapi disembelih sebagai bagian dari program kurban bersama yang melibatkan siswa, orang tua, dan masyarakat di lingkungan Al-Azhar BSD.
Uniknya, sebanyak 82 ekor kambing dan 2 ekor sapi berasal langsung dari hasil tabungan siswa, yang dikumpulkan secara sukarela sejak satu bulan sebelum hari pelaksanaan.
Melalui program ini, siswa diajak memahami makna pengorbanan dan berbagi, tak hanya lewat teori di kelas, tapi melalui aksi nyata.
Ketua Pelaksana Harian Yayasan Muslim BSD, H. Noor Khoirudin, MBA, menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini mencerminkan semangat kebersamaan dan pendidikan karakter yang menjadi visi utama lembaga.
“Ini adalah bagian dari proses pendidikan nilai. Anak-anak, bahkan dari TK, dilibatkan dalam menabung, diajarkan bahwa berbagi itu bagian dari keimanan. Mereka belajar ikhlas, belajar tanggung jawab, dan itu jauh lebih bermakna daripada sekadar kegiatan seremonial,” ujarnya, Jumat 6 Juni 2025.
Kegiatan ini juga dikelola dengan profesional. Menyesuaikan pelaksanaan yang jatuh pada hari Jumat, panitia membentuk dua tim penyembelihan agar seluruh proses,.mulai dari pemotongan hingga distribusi, selesai sebelum pukul 11.00 WIB.
Koordinator pelaksanaan teknis, Achmad Sobari, menjelaskan bahwa keterlibatan siswa bukan hanya dalam pengumpulan dana, tapi juga dalam proses pembelajaran selama pelaksanaan.
“Anak-anak kita ajak untuk menyaksikan langsung bagaimana hewan kurban diproses, bagaimana daging dikemas, dan ke mana disalurkan. Semua itu jadi bagian dari edukasi sosial mereka,” jelasnya.
Daging kurban disalurkan kepada warga sekitar lingkungan sekolah, termasuk wilayah BSD dan sekitarnya. Panitia juga menerima proposal dari masyarakat yang membutuhkan, sebagai bentuk komitmen sosial lembaga terhadap lingkungan sekitar.
Selain dari tabungan siswa, hewan kurban juga berasal dari titipan orang tua dan donatur eksternal yang mempercayakan proses penyaluran kepada panitia Al-Azhar BSD.
Melalui kegiatan ini, Al-Azhar BSD membuktikan bahwa pendidikan sejati tak hanya terjadi di dalam kelas, melainkan juga melalui pengalaman langsung yang menyentuh hati dan membentuk karakter.
Editor: Aas Arbi











