PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Allah SWT menciptakan manusia hanya dua jenis, laki-laki dan wanita. Namun, setelah terlahir dan besar, tidak sedikit lelaki bersolek menjadi wanita dan wanita bersolek menjadi laki-laki.
Bahkan, sebagian kecil ada laki-laki sampai mengubah kodratnya menjadi perempuan. Padahal, perbuatan tersebut dilarang menurut ajaran Islam.
Menurut salah satu ustaz di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Ustaz Hidayat, bahwa ketika lelaki bersolek menjadi perempuan atau sebaliknya, itu tidak sesuai dengan ajaran Islam.
“Hal itu diterangkan dalam sebuah hadis man tasyabbaha biqaumin fahuwa minhum yang berarti barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 11 Juni 2025.
Lebih lanjut, Hidayat menjelaskan, kalau hadis tersebut menunjukkan bahwa jika seseorang sengaja menyerupai suatu kaum, maka dia dianggap sebagai bagian dari kaum tersebut, baik dalam hal positif maupun negatif.
“Dalam konteks Islam, hadis itu digunakan untuk mengingatkan agar tidak meniru perilaku atau kebiasaan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam,” katanya.
Hidayat menerangkan, hadis tersebut juga tidak berarti bahwa tidak boleh meniru hal-hal yang baik dari orang lain.
“Kita boleh meniru hal-hal yang baik dan bermanfaat, seperti meniru perilaku Nabi Muhammad SAW.”
“Namun hadis ini sangat penting sebagai pengingat agar berhati-hati dalam meniru perilaku orang lain, dan memastikan bahwa perilaku tersebut sesuai dengan ajaran Islam,” katanya.
Ketika meniru perilaku tidak baik, seperti laki-laki bersolek menjadi sosok seorang perempuan atau sebaliknya, maka masuk dalam golongan orang laknatullah.
“Sebab Allah SWT hanya menciptakan manusia sebagai dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan,” katanya.
Allah SWT juga menciptakan laki-laki dan perempuan agar saling melengkapi sebagaimana firman-Nya dalam surah Al-Hujurat 13.
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti,” katanya.
Oleh sebab itu, jadilah laki-laki dan jadilah perempuan sesuai ajaran Islam karena Rasulullah juga melaknat umatnya yang menyerupai lawan jenis. Hal itu diriwayatkan dalam hadis HR Al Bukhari.
“Rasulullah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki. Dan dalam hadis lain disebutkan juga, bahwa Allah melaknat perempuan yang mengenakan pakaian laki-laki dan laki-laki yang mengenakan pakaian perempuan,” katanya.
Editor: Agus Priwandono










