SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten dan Perbakin Banten menggelar lomba berburu dalam rangka menyambut HUT ke-79 Bhayangkara. Perlombaan tahunan tersebut telah resmi dibuka Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Jumat 20 Juni 2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Perbakin Banten Brigjen Pol Nunung Syaifuddin, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki, dan para pejabat utama Polda Banten.
Kapolda Banten mengungkapkan, kegiatan lomba berburu bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai pelestarian lingkungan, keamanan, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
“Kegiatan lomba berburu yang kita laksanakan hari ini bukan sekedar ajang lomba olahraga tapi juga memiliki nilai manfaat langsung bagi masyarakat. Khususnya para petani sebagaimana kita ketahui populasi hama babi hutan di sejumlah wilayah pertanian di Banten telah menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan lokal,” katanya.
Kapolda mengungkapkan, melalui lomba berburu, Polri bersama masyarakat bahu membahu membantu mengendalikan populasi hama babi hutan secara tepat terukur dan sesuai dengan prosedur juga peraturan Perbakin guna memastikan keselamatan seluruh peserta dan lingkungan tetap terjaga.
“Selain kegiatan berburu kita juga menggelar bakti sosial berupa pembagian paket sembako pada masyarakat sebagai wujud empati dan perhatian Polri terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat ini adalah bentuk nyata kepedulian dan pendekatan Humanis Polri dalam mengabdi pada masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Umum Perbakin Banten Nunung Syaifuddin menambahkan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Perbakin dan Polda Banten sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian Polri sekaligus kontribusi nyata menjaga ketahanan pangan, sesuai arahan Presiden Prabowo.
“Kegiatan ini diselenggarakan dengan kolaborasi antara Perbakin Banten dan Polda Banten dengan tujuan tidak hanya untuk penghargaan terhadap pengabdian polisi tapi juga sebagai bagian menjaga ketahanan pangan di daerah kita,” ungkapnya.
“Sebagaimana arahan bapak Presiden Prabowo yang menegaskan pentingnya kemandirian dan produktivitas pertanian rakyat, salah satu kuncinya dalam memastikan ekosistem pertanian tetap aman dari gangguan hama liar maka kegiatan ini adalah bagian dari kontribusi nyata yang mendukung program kehutanan pangan nasional,” sambungnya.
Mantan Kapolres Serang ini meyakini bahwa pengendalian pengumpulan hama tidak cukup hanya dengan metode konvensional tapi membutuhkan partisipasi dari masyarakat termasuk komunitas menembak aparat keamanan serta pengelola sumber daya alam.
Editor: Mastur Huda











