SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Serang ternyata memiliki kopi lokal yang berkualitas. Kopi khas dari Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, ini diberi nama Kopi Dadaman.
Kualitas tersebut bukan tanpa alasan. Kopi yang dipanen dari pohon berusia puluhan tahun di kaki Gunung Karang ini ternyata memiliki cita rasa yang khas dan jadi daya tarik.
Salah satu ciri khas yang melekat ialah aroma yang khas, di mana memiliki beberapa aroma seperti aroma gula aren, aroma durian, aroma nangka.
Ciri khas ini menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki oleh kopi lokal Kabupaten Serang.
Keunikan Kopi Dadakan juga terdapat dari tanaman kopinya. Kopi lokal Ciomas ini tidak diproduksi dari tanaman perkebunan kopi yang dibudidayakan seperti kopi-kopi pada umumnya, melainkan dari hasil panen tanaman kopi liar yang sudah berusia puluhan tahun.
Berkat keunikannya tersebut, Kopi Dadaman kini dipesan oleh kafe-kafe besar di Banten dan di luar Banten. Bahkan, penjualan Kopi Dadaman tembus hingga pasar Kalimantan dan daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Kopi Dadaman sendiri dicetuskan oleh salah seorang warga Desa Citaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, bernama Muhammad Salim.
Pria berusia 47 tahun tersebut menggandeng kelompok tani di desanya untuk memanfaatkan potensi kopi lokal di Kecamatan Ciomas.
Dengan kegigihan untuk mengembangkan potensi kopi lokal, akhirnya membuahkan hasil.
Penjualan Kopi Dadaman selain melalui pesanan, juga melalui even yang dilakukan oleh pemerintah ataupun pihak swasta.
Kopi Dadaman juga saat ini sedang coba dimasukan ke ritel modern.
Bagi wisatawan yang berlibur ke Kabupaten Serang, Kopi Dadaman adalah buah tangan yang cocok bagi para pecinta kopi.
Editor: Agus Priwandono











