SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten resmi membuka kegiatan Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) ke IV yang dilaksanakan untuk Palang Merah Remaja (PMR) se-Banten.
Kegiatan diikuti oleh 376 yang merupakan perwakilan dari PMI kabupaten/kota se-Banten. Kegiatan yang dilaksanakan sejak 1 hingga 4 Juli 2025 di Taman Wisata Edukasi Mahoni Bangun Sentosa, Kota Serang.
Kegiatan dibuka langsung oleh ketua PMI Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah dan disambut gemuruh tepuk tangan dari para peserta.
Tatu mengatakan, kegiatan Jumbara merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai sarana pembinaan untuk generasi muda agar mereka melakukan kegiatan-kegiatan positif.
“Melalui PMR ini PMI membuat program-program dalam rangka pembinaan terhadap generasi muda. PMR ini mulai dari tingkat SD, kemudian SMP, hingga SMA,” katanya, Selasa 1 Juli 2025.
Ia mengatakan, pelaksanaan kegiatan Jumbara juga guna menjadi ajang untuk melakukan evaluasi serta menjaring anak-anak dan remaja yang berprestasi sehingga nantinya akan dikirim untuk mengikuti ajang Jumbara tingkat nasional.
“Mereka dinilai, dievaluasi berkaitan dengan apa keterampilan mereka. Kemudian karya-karya mereka dan bakti untuk masyarakat. Ini dilaksanakan hari ini pembukaan nanti penutupan tanggal 4. Jadi di delapan kabupaten kota sini tingkat SD SMP hingga SMA,” ujarnya.
Tatu mengaku bersyukur, selama ini PMR dari Kabupaten Serang menjadi juara satu pada ajang Jumbara di tingkat nasional.
“PMI Banten pada peringkat kemarin di acara di Jumbara tingkat Nasional di Lampung masuk ke peringkat pertama ya alhamdulillah. Nah melalui evaluasi-evaluasi seperti ini kita tahu kita ada di mana dan sejauh mana hasil pembinaan kita pada generasi muda,” ujarnya.
Tatu mengatakan, adanya PMR baik di tingkat sekolah dasar hingga SMA merupakan suatu wadah yang tepat bagi generasi muda untuk anak-anak menghabiskan energinya melakukan kegiatan-kegiatan positif.
“Kita harus dorong terus ya karena kegiatannya kan sangat positif untuk anak-anak kita anak-anak SD, SMP, SMA. Mereka kan kan punya energi yang luar biasa, jadi harus disalurkan ke hal-hal positif. Nah di sini ini, pihak sekolah harusnya terus mendorong,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











