SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Libero dianggap titik paling lemah Timnas voli putra Indonesia di AVC Nations Cup 2025, di Bahrain, Juni 2025. Lantaran itu, di SEA V League 2025 di Filipina, 9-13 Juli 2025, pelatih Jeff Jiang Jie melakukan perombakan dua libero.
Ada tiga pemain yang dicoret. Yakni, Hendrik Agel, Ruby Rahmanto, dan Malizi. Hendrik dan Ruby berposisi sebagai libero, sedangkan Malizi sebagai middle blocker.
Sebagai gantinya, Jiang Jie membawa Irpan dan Prasojo guna menggantikan Ruby dan Hendrik, serta Ruby dan Cep Indra sebagai pengganti Malizi.
Kehadiran ketiga pemain baru ini diharapkan akan menambah kekuatan pasukan Garuda, khususnya dalam bertahan, termasuk saat menerima bola pertama.
Menerima servis lawan yang baiknbisa jadi jalan dalam meraup poin. Tanpa menerima yang baik, Indonesia akan sulit menciptakan serangan atau poin.
Di SEA V League 2025 di Filipina ini, Indonesia tetap memiliki komposisi yang mewah dengan mengandalkan opposite Rivan Nurmulki dan outside Hitter Farhan Halim di lini serang.
Di blok tengah, ada Hendra Kurniawan dan Tedy Oka. Sementara, di posisi setter ada kapten Dio Zulfikri dan Jasen Natanael Kilanta.
“Rotasi pemain Timnas senior putra Indonesia. Langkah strategis demi kekuatan maksimal Garuda di SEA V League, Filipina,” tulis Instagram PBVSI @Indonedian_volleybal, Selasa, 1 Juni 2025.
Indonesia pernah menjuarai edisi 2023 pada putaran pertama dan kedua. Namun, pada tahun 2024, tim Merah Putih harus puas menjadi runner up. Kalah oleh Thailand.
Pada SEA V League di Filipina ini, lawan pertama Indoesia akan menghadapi Thailand pada 9 Juli 2025.
Selanjutnya, Indonesia akan melawan Kamboja, Vietnam, dan terakhir tuan rumah Filipina.
Editor: Agus Priwandono











