KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat merespons banjir yang kembali melanda wilayah Tangerang Raya. Pemprov menggelar rapat koordinasi khusus untuk membahas langkah penanganan jangka pendek hingga jangka panjang, Kamis, 10 Juli 2025.
Rapat berlangsung di aula Kantor UPTD Latihan Kerja Provinsi Banten, BSD, Serpong, dan dihadiri jajaran lintas instansi dari tiga daerah terdampak, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Ketiga wilayah ini dalam beberapa hari terakhir diterjang banjir akibat hujan ekstrem dan sistem drainase yang belum optimal.
Pemprov menegaskan bahwa koordinasi lintas wilayah menjadi kunci dalam mengatasi persoalan banjir yang makin kompleks di kawasan urban seperti Tangerang Raya.
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) II Provinsi Banten dan Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten. Turut hadir pula perwakilan Balai Wilayah Sungai, BPBD, Dinas PUPR dari kabupaten/kota, serta para kepala daerah dan pakar perencanaan tata ruang.
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai strategi pengendalian banjir, mulai dari percepatan pembangunan kolam retensi, penguatan sistem drainase kawasan padat penduduk, normalisasi sungai, hingga optimalisasi infrastruktur pengendali banjir yang selama ini dinilai belum maksimal.
Editor: Merwanda











