SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk menjadikan daerah ini sebagai destinasi utama wisata muslim di Indonesia.
Dengan potensi alam yang indah, kekayaan budaya yang beragam, serta masyarakat yang religius, Banten dinilai sangat layak dikembangkan menjadi kawasan wisata ramah muslim.
Gubernur Banten Andra Soni meyakini kombinasi alam, budaya, dan kearifan lokal yang Islami akan menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Kita pastikan wisatawan yang datang merasa nyaman dan aman,” katanya, Selasa 19 Agustus 2025.
Selain kenyamanan, kata Andra, infrastruktur penunjang menuju tempat-tempat wisata di Provinsi Banten juga sudah semakin baik.
Hal itu diharapkan dapat memudahkan akses serta meningkatkan kunjungan wisata secara signifikan.
Komitmen tersebut juga didukung oleh Perangkat Daerah terkait. Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Linda Rohyati Fatimah menyampaikan pihaknya terus mendorong penguatan fasilitas ramah muslim di seluruh destinasi unggulan.
“Kami mendorong setiap objek wisata menyediakan mushola yang representatif, toilet bersih, dan kuliner bersertifikat halal. Selain itu, Dispar Banten juga aktif melakukan pembinaan kepada hotel dan restoran agar layanan halal berjalan memadai,” ujar Linda.
Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) sendiri merupakan instrumen pengukuran penerapan wisata ramah muslim.
Provinsi Banten menjadi salah satu dari 15 provinsi yang masuk penilaian nasional. Tim site visit IMTI terdiri atas perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Enhaii Halal Tourism Center, dan Crescentrating.
Dalam agenda tersebut turut hadir Deputi Bank Indonesia Banten Rawindra Ardiansyah serta Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Masruroh.
Menurut Masruroh, potensi pasar wisatawan muslim dunia sangat besar dan terus berkembang.
“Wisatawan muslim dunia itu ingin dilayani sesuai agamanya, mulai dari kuliner halal, fasilitas ibadah, hingga layanan yang sesuai syariat,” ujarnya.
Masruroh menambahkan, Indonesia merupakan salah satu negara tujuan favorit wisata muslim dunia.
Dengan dukungan potensi budaya dan mayoritas penduduk muslim, daerah seperti Banten dinilai bisa bersaing dengan destinasi halal lainnya seperti Malaysia dan Thailand.
Ia juga melihat berbagai event dan paket wisata yang rutin digelar di Banten menjadi peluang besar dalam memperkuat daya tarik wisata muslim nasional.
Tim IMTI, kata Masruroh, sudah mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Keraton Kaibon, Museum Negeri Provinsi Banten, Masjid Agung Banten, dan Benteng Speelwijk pada hari pertama.
Kunjungan dilanjutkan ke fasilitas penunjang seperti restoran bersertifikasi halal, hotel, kawasan MICE, dan area halal di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Pihaknya meyakini dengan upaya kolaboratif antara pemerintah, pelaku wisata, dan dukungan masyarakat, Banten dapat menjadi destinasi wisata halal berkelas internasional.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











