LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Untuk meningkatkan produksi tangkapan ikan di Kabupaten Lebak, Dinas Perikanan Kabupaten Lebak memberikan bantuan alat tangkap ikan kepada enam Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Lebak.
Enam KUB nelayan yang mendapat bantauan itu adalah empat KUB di Kecamatan Cihara, satu KUB di Bayah, dan satu KUB di kecamatan cilograng. Yakni, KUB Biru laut, KUB Nelayan Mandiri, KUB Nelayan Pantai Citarate, KUB Sinar Bahari, KUB Sinar Mega, dan KUB Tumaritis.
Ketua KUB Biru Laut, Tayudin, mengaku bersyukur setelah menerima bantuan alat tangkap dan alat keselamatan agar dapat meningkatkan produksi tangkapan ikan.
“Alhamdulilah, bantuan dari oemerintah daerah berupa jaring tangkap ikan dan pelampung keselamatan sangat membantu kami para nelayan dalam melaut,” katanya, Kamis 4 September 2025.
Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Winda Triana mengatakan, dengan bantuan alat tangkap ikan berupa jaring gilnet dan jaket pelampung (life jacket) untuk keselamatan nelayan, diharapkan berdampak terhadap ketersediaan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir Lebak.
“Ya, Pemkab Lebak berkomitmen untuk terus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat nelayan. Karenanya, kita berharap bantuan alat tangkap dan alat keselamatan itu dapat meningkatkan produksi ikan,” katanya.
Ia mengatakan, Bupati Lebak juga memberikan perhatian dan berkomitmen untuk meningkatkan produksi tangkapan ikan guna memenuhi ketersediaan pangan dan mendorong pendapatan ekonomi nelayan.
“Komitmen pemerintah daerah terhadap sektor perikanan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Karena itu, Pemkab Lebak menyalurkan bantuan alat tangkap yang dialokasikan dari APBD untuk enam KUB,” katanya.
Dia mengatakan, satu KUB terdapat 10 nelayan, sehingga total dari enam KUB menjadi 60 nelayan yang menerima bantuan tersebut.
“Mereka nelayan dapat menggunakan rompi pelampung berwarna oranye untuk keselamatan, mengingat perairan Selatan Lebak, ombaknya cukup besar,” katanya.
Dia menambahkan, nelayan di Kabupaten Lebak kini tercatat 4.335 orang, tersebar di 11 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di enam kecamatan.
Editor: Agus Priwandono











