slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Industri Baja Sumbang 30 Juta Ton Karbon Dioksida, Kesehatan Warga Terancam 

Aas Arbi by Aas Arbi
06-09-2025 08:06:50
in Umum
Industri Baja Sumbang 30 Juta Ton Karbon Dioksida, Kesehatan Warga Terancam 
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Industri baja di Indonesia tercatat menyumbang 20–30 juta ton karbon dioksida (CO₂) per tahun, yakni gas rumah kaca utama yang memperparah pemanasan global sekaligus mencemari udara. 

Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan warga yang tinggal di sekitar kawasan industri dengan meningkatnya kasus ISPA, pneumonia, hingga kanker paru.

Baca Juga :

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Hari Udara Bersih Internasional 2025 bertema “Racing for Air” menjadi momentum penting untuk menyoroti peran industri baja dalam krisis udara bersih. Data menunjukkan proses produksi baja menyumbang sekitar 3 persen emisi gas rumah kaca (GRK) nasional, sekaligus menghasilkan polutan berbahaya seperti PM2.5, PM10, nitrogen dioksida (NO₂), sulfur dioksida (SO₂), dan karbon monoksida (CO).

“Industri baja adalah emitter terbesar dalam sektor industri. Proses peleburan baja, baik menggunakan tanur tinggi berbahan bakar batubara maupun Electric Arc Furnace, tetap menghasilkan emisi sangat tinggi. Karena itu, seluruh tahap produksi harus memperhatikan pengendalian polusi,” kata Timotius Rafael, peneliti AEER, dalam webinar “Industri Baja Hijau: Solusi untuk Kesehatan Masyarakat Sekitar?”, Kamis, 4 September 2025.

Polusi dari industri baja berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes, dr. Then Suyanti, MM, menjelaskan bahwa penyakit pernapasan seperti ISPA, PPOK, pneumonia, hingga kanker paru menjadi beban besar bagi JKN. “Biaya untuk pneumonia saja mencapai sekitar Rp 8,7 triliun,” ungkapnya.

Selain kesehatan, dampak sosial-ekonomi juga dirasakan warga sekitar kawasan industri baja. Mereka kerap sulit mendapat akses kerja di perusahaan, namun harus menanggung risiko paparan polusi setiap hari. Dr. Retno, dosen Teknik Kimia ITB, menambahkan bahwa partikel halus seperti fly ash dan silika yang keluar dari industri “tidak boleh lolos karena sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.”

Tema Racing for Air tahun ini menegaskan bahwa transformasi industri baja menuju jalur hijau adalah keharusan. AEER merekomendasikan penerapan buffer zone minimal 300 meter dari permukiman, sistem pemantauan kualitas udara real-time yang transparan, serta percepatan penggunaan energi terbarukan di industri baja.

“Dekarbonisasi bukan hanya target iklim global, tetapi juga investasi langsung untuk kesehatan masyarakat Indonesia,” pungkas Dr. Retno.

Editor: Bayu Mulyana

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ini Pantai di Banten yang Berhasil Pikat Wisawatan Mancanegara

Next Post

Buka LK 1 HMI, Dewan Masduki Minta Kader HMI Cilegon Percyaa Diri

Related Posts

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri
Hukum

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

by Fahmi
Jumat, 22 Mei 2026 19:16

Pelaku pembunuh janda, AS (duduk di lantai), setelah ditangkap polisi. (Foto: Polresta Serang Kota)

Read moreDetails

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Sapi Limosin Bernama Bobi Dirawat Secara Ketat, untuk Kurban Presiden Prabowo

UMKM Tangsel Didorong Punya Legalitas dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

Kick Off Pertamina Goes To Campus 2026 di ITB, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

HUT ke-80 Bhayangkara: Polda Banten Gelar Turnamen Tenis, Perkuat Soliditas Antarinstansi

Next Post
Buka LK 1 HMI, Dewan Masduki Minta Kader HMI Cilegon Percyaa Diri

Buka LK 1 HMI, Dewan Masduki Minta Kader HMI Cilegon Percyaa Diri

Satlantas Buka Layanan SIM Keliling Akhir Pekan di Alun-alun Pandeglang 

Satlantas Buka Layanan SIM Keliling Akhir Pekan di Alun-alun Pandeglang 

Mau Nikmati Teh Tarik ala Malaysia? Ada di Kota Serang

Mau Nikmati Teh Tarik ala Malaysia? Ada di Kota Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40
Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

by Fahmi
Jumat, 22 Mei 2026 19:16

Pelaku pembunuh janda, AS (duduk di lantai), setelah ditangkap polisi. (Foto: Polresta Serang Kota)

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 22 Mei 2026 19:02

Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, memberikan bantuan pembinaan bagi 20 kampung bedug untuk mendukung Gebrag Ngadu Bedug...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak