KOTA TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Tangsel melalui Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) menargetkan peningkatan cakupan layanan air minum perpipaan sesuai RPJMD 2025–2030.
Direktur Utama (Dirut) Perseroda PITS, Tubagus Hendra Suherman, mengatakan saat ini cakupan baru mencapai 22 persen atau sekitar 78.891 Sambungan Langsung (SL) dan akan terus ditingkatkan hingga 38 persen atau 138.000 SL pada 2030.
“Tahapan target yang disusun dimulai tahun 2025 sebesar 78.891 SL, kemudian naik menjadi 82.744 SL pada 2026, 86.480 SL pada 2027, 97.769 SL pada 2028, 118.216 SL pada 2029, dan akhirnya 138.000 SL pada 2030,” ungkap Tubagus Hendra Suherman, dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama SPAM Kali Angke dan Sungai Cisadane Antara Perseroda PITS dengan PT Palyja Tirta, di Ruang Blandongan Puspemkot Tangsel, Senin 15 September 2025.
Peningkatan layanan dilakukan melalui dua skema yaitu langsung oleh Perseroda PITS dan melalui kemitraan dengan badan usaha swasta. Pada 2030 PITS ditargetkan melayani 123.383 SL. “Sementara tambahan dari pihak swasta diperkirakan mampu mendorong total cakupan hingga 189.500 SL atau 37 persen dari kebutuhan warga Tangsel,” ujarnya.
Menurut Hendra, saat ini pelayanan air minum di Tangsel juga dilakukan oleh berbagai pihak selain PITS, Dimana Perumdam TKR melayani 12.080 SL, Alam Sutera 6.335 SL, BSD 12.576 SL, Jaya Properti 16.460 SL, KSM 1.336 SL, dan PAM Jaya 2.195 SL, sehingga total keseluruhan mencapai 59.175 SL.
Ia menambahkan, jumlah penduduk Tangsel yang pada 2023 tercatat sekitar 1,404 juta jiwa diproyeksikan meningkat menjadi 1,619 juta jiwa pada 2030.
“Kenaikan jumlah penduduk tersebut membuat kebutuhan akan air minum perpipaan semakin mendesak. Peningkatan cakupan diharapkan mampu menjamin layanan dasar yang lebih layak, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











