LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bulog Lebak memastikan stok beras mencapai 21 ribu ton dan aman hingga akhir 2025. Hasil panen petani juga menjadikan Lebak sebagai lumbung padi Banten.
Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Lebak memastikan stok beras di gudang mencapai 21 ribu ton dan cukup aman hingga Desember 2025.
Humas Bulog Lebak, Asep S. Asman, mengatakan ketersediaan beras sangat penting bagi masyarakat, sehingga pihaknya terus menjamin pasokan yang stabil.
“Stok beras di gudang Bulog cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lebak hingga akhir tahun,” kata Asep, Rabu, 17 September 2025.
Ia menambahkan, persediaan beras tersebut juga mencukupi untuk pendistribusian bantuan pangan masyarakat miskin serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Kami terus berkolaborasi dengan Pemkab Lebak dan berkomitmen menjaga stabilitas harga serta ketersediaan beras bagi masyarakat,” ujarnya.
Produksi Petani Melimpah
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Lebak, Rahmat, memastikan stok pangan di daerahnya cukup aman tidak hanya hingga akhir 2025, tetapi juga sampai Idulfitri 2026.
Menurut Rahmat, hasil panen petani hingga Juli 2025 mencapai 269.894 ton beras. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kebutuhan tahunan masyarakat Lebak yang mencapai 154.253 ton.
Kabupaten Lebak sendiri memiliki lahan pertanian seluas 304.472 hektare, terdiri dari 47.760 hektare lahan sawah dan 256.711,8 hektare lahan darat.
“Dengan luas lahan tersebut, produksi padi di Lebak cukup besar dan bisa diandalkan sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Banten,” kata Rahmat.
Editor: Aas Arbi











