SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polri tengah membangun kedekatan dengan dunia pendidikan, terutama pelajar. Kegiatan ini untuk menanamkan karakter disiplin, taat aturan, serta semangat persatuan dan cinta tanah air sejak dini.
Untuk mewujudkan itu, Polda Banten menggelar upacara bendera serentak di SMA/SMK sederajat di wilayah hukumnya, Senin (15/9) lalu. Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki menjadi pemimpin upacara di SMAN 1 Ciruas, Kabupaten Serang.
Hengki mengatakan, generasi muda adalah penerus bangsa sekaligus calon pemimpin masa depan. Masa remaja adalah fase penting untuk membentuk jati diri, sehingga perlu bimbingan, pendampingan, dan disiplin sejak dini.
“Oleh karena itu, tujuan pendidikan di tingkat SMA/SMK sederajat bukan hanya meraih nilai akademis, tetapi juga menanamkan karakter, moral, serta membentuk pribadi yang berintegritas, tangguh, dan berdaya saing. Jadilah remaja yang cerdas, kritis, bijak, serta berkarakter kuat. Jangan mudah terprovokasi, jauhi segala bentuk kenakalan remaja, serta gunakan masa muda untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” katanya berpesan.
Hengki meminta pelajar tidak melakukan tindak kriminal seperti penggunaan narkoba, tawuran, atau balap liar. Pelajar harus menjauhi hal negatif untuk menjaga masa depannya.
“Pesan saya, jadilah pelajar yang disiplin, jujur, rajin belajar, dan menjauhi hal-hal negatif. Ingatlah, ilmu pengetahuan adalah bekal utama menuju masa depan. Dengan semangat Pancasila, kerja keras, serta persatuan, saya yakin, generasi muda Banten mampu membawa Indonesia menuju kejayaan dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Kapolda berharap, para pelajar menjadi generasi muda yang berprestasi. “Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan rahmat, bimbingan, dan perlindungan kepada kita semua. Mari kita bersama-sama menjaga semangat kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab agar tercipta generasi muda Banten yang berprestasi, berkarakter, dan membanggakan bangsa,” tutup Hengki.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menyatakan, safari upacara ke sekolah akan terus berlanjut. “Ini kan salah satu program bapak Kapolda dalam upaya menekan angka kriminalitas remaja dan pelajar. Tidak kita pungkiri, saat ini banyak sekali pelaku kriminalitas yang melibatkan anak-anak kita yang masih di bawah umur. Itu karena pemahaman hukum yang kurang dan pengaruh lingkungan yang tidak benar. Kita berharap, kegiatan ini bisa menekan angka kriminalitas dan kenakalan remaja,” ujarnya. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











