SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyebab kecelakaan truk tronton yang terjun dari Jalan Tol Tangerang Merak, KM 73, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Sabtu siang, 4 Oktober 2025 terungkap. Diduga penyebab kecelakaan tersebut disebabkan oleh rem yang tidak berfungsi.
“Menurut pengakuan sopirnya berdasarkan berita acara klarifikasi remnya tidak berfungsi (blong-red),” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Serang, Ipda Dedi Yuanto, Senin 6 Oktober 2025.
Dedi mengaku belum dapat memeriksa lebih lanjut sopir truk tronton berinisial AA tersebut. Alasannya, kondisi AA masih sangat syok akibat insiden tersebut. “Kondisinya enggak luka tapi syok,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kasus kecelakaan truk tronton dengan nomor polisi B 2235 KIS tersebut terjadi sekira pukul 14.05 WIB. Saat itu truk tronton tanpa muatan itu melaju dari arah Tangerang menuju Merak. Tiba di lokasi kejadian kendaraan tersebut hilang kendali dan keluar jalur arah berlawanan. Kemudian, truk tronton terjun dari jalan tol ke arteri Jalan Kaligandu.
“Sebelum kecelakaan kendaraan berjalan dari arah Tanggerang menuju Merak di lajur 1, kemudian tiba ditempat kejadian berpindah lajur ke lajur 2 lalu kendaraan berjalan out off control menabrak pembatas tol dan terjatuh keluar ke jalur arteri,” kata Dedi.
Truk tronton tersebut saat terjatuh ke jalan arteri menabrak sebuah pikap dan sepeda motor. Akibat insiden tersebut ada lima korban yang mengalami luka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Kota Serang.”Lima korban luka, empat luka ringan dan satu luka berat,” ujar Dedi.
Korban kecelakaan tersebut dijelaskan Dedi berinisial M, S, DR, VD dan SM. M merupakan sopir pikap sedangkan S adalah penumpangnya. Sementara tiga korban lain, DR sebagai pengendara motor dan VD penumpangnya. Kemudian, SM merupakan juru parkir. “Diduga korban ini kendaraan keserempet, kalau ketimpa (truk tronton-red) mungkin sudah meninggal dunia,” ungkap Dedi.
Dedi mengungkapkan, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan. Sopir truk tronton tersebut saat ini telah diamankan di Mapolresta Serang Kota. “Masih penyelidikan, sopirnya sudah mengamankan diri di Polresta,” tutur pria asal Lampung ini.
Editor: Mastur Huda











