• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Tercatat Ada 81 Korban, Kohati Cilegon Minta Materi Pencegahan Kekerasan Seksual Masuk Kurikulum Sekolah

Adam Fadillah by Adam Fadillah
Jumat, 17 Oktober 2025 16:08
in Berita Utama, Cilegon
Tercatat Ada 81 Korban, Kohati Cilegon Minta Materi Pencegahan Kekerasan Seksual Masuk Kurikulum Sekolah

Ketua Umum Kohati HMI Cabang Cilegon, Dian Novitasari.

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID–Korban kekerasan seksual di Kota Cilegon yang tercatat mencapai 81 korban sepanjang tahun 2025 menjadi perhatian serius Korps HMI-Wati (Kohati) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon.

Organisasi perempuan itu mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar memasukkan materi pencegahan kekerasan seksual ke dalam kurikulum pendidikan di semua jenjang sekolah.

RelatedPosts

Penipuan DPRD Banten

Anggota DPRD Banten Roni Mitra Muncul ke Publik, Begini Tanggapannya Terkait Kasus Dugaan Penipuan Emas

Minggu, 8 November 2026 18:50
Kampung BAZNAS

BAZNAS Kabupaten Serang Bangun 131 Rumah Jadi Layak Huni

Minggu, 8 November 2026 18:29
Akreditasi Perpustakaan

Kejar Akreditasi Perpustakaan dan Inklusif Sosial, DPKD Kabupaten Serang latih Pengelola Perpustakaan

Minggu, 8 November 2026 18:25
Kejaksaan Negeri Serang

Pinjam Motor untuk Menagih Utang, Pria Ini Malah Gadaikan Honda Beat Milik Teman

Minggu, 8 November 2026 18:22

Ketua Umum Kohati HMI Cabang Cilegon, Dian Novitasari, mengatakan bahwa pendidikan pencegahan kekerasan seksual seharusnya tidak hanya dilakukan dengan sosialisasi semata.

Dian menilai kegiatan sosialisasi yang sering kali dilaksanakan berbagai instansi masih kurang efektif, karena keterbatasan peserta dan waktu. Maka menjadikan materi pencegahan kekeresan seksual ke pendidikan adalah solusi progresif.

“Kasus 81 korban ini bukan sekadar angka, tapi alarm bahwa pendidikan kita belum menyentuh akar masalah. Anak-anak, terutama perempuan, masih banyak yang tidak tahu bagaimana melindungi diri dan kemana harus melapor ketika mengalami kekerasan,” kata Dian kepada Radar Banten, Jumat 17 Oktober 2025.

Menurutnya, kurikulum pendidikan di Cilegon perlu mengintegrasikan materi perlindungan anak dan perempuan, termasuk soal etika pergaulan, kesadaran batas tubuh (body boundaries), hingga cara melapor bila mengalami kekerasan.

“Kami menilai perlu ada muatan lokal atau modul wajib yang membahas pencegahan kekerasan seksual. Tidak harus berat, cukup disesuaikan dengan usia siswa agar mereka paham dan berani bicara,” ujarnya.

Dian menilai, angka kekerasan seksual yang cukup tinggi menandakan masih lemahnya sistem edukasi dan sosialisasi di lingkungan pendidikan.

Ia mendorong Pemkot Cilegon, Dinas Pendidikan, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk duduk bersama merancang integrasi kebijakan tersebut.

“Kohati mendorong agar Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan dapat berkoordinasi dengan Kemendikbudristek untuk mengintegrasikan edukasi pencegahan kekerasan seksual ke dalam muatan lokal atau kegiatan pembelajaran di sekolah,” tegasnya.

Selain mendorong kebijakan pendidikan, Kohati juga berencana menggelar kampanye kesadaran publik bertajuk “Sekolah Aman Tanpa Kekerasan” dengan melibatkan pelajar dan komunitas kampus.

“Kami ingin perempuan dan anak-anak di Cilegon tumbuh dengan rasa aman. Edukasi adalah benteng pertama yang harus dibangun,” pungkasnya.

Reporter : Adam Fadillah

Editor: Agung S Pambudi

Tags: anakedukasi anti kekerasankekerasan seksualkohati cilegonkurikulum sekolahPemkot CilegonpendidikanPerempuanperlindungan anakRadar Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Terlibat Penipuan Proyek Fiktif, ASN Pemkot Serang Diberhentikan Sementara

Next Post

Ribuan Peserta Ikuti Senam Massal di Lapangan Upacara Gubernuran Banten

Next Post
Siswa Program Adem Diduga Aniaya Murid SMA Negeri 1 Rangkasbitung

Siswa Program Adem Diduga Aniaya Murid SMA Negeri 1 Rangkasbitung

Prakiraan Cuaca Banten Minggu 8 November 2026, Lebak dan Kabupaten Serang Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca Banten Minggu 8 November 2026, Lebak dan Kabupaten Serang Berpotensi Hujan

Minggu, 8 November 2026 08:35
open bidding eselkn II di lingkungan pemkab lebak

Open Bidding 12 Jabatan Eselon II Kabupaten Lebak Tunggu Jadwal dari BKN

Sabtu, 7 November 2026 08:34
Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Penipuan DPRD Banten

Anggota DPRD Banten Roni Mitra Muncul ke Publik, Begini Tanggapannya Terkait Kasus Dugaan Penipuan Emas

by Fahmi
Minggu, 8 November 2026 18:50
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPRD Banten Roni Mitra akhirnya angkat bicara terkait dugaan penipuan dan penggelapan investasi emas di Toko...

Kampung BAZNAS

BAZNAS Kabupaten Serang Bangun 131 Rumah Jadi Layak Huni

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 8 November 2026 18:29
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang membangun sebanyak 131 rumah Tidak layak huni (Rutilahu) menjadi rumah layak huni....

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.