SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Serang terus digenjot oleh pemerintah daerah.
Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Pemkot menggandeng Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) untuk memberikan pelatihan keterampilan bagi warga yang siap memasuki dunia kerja.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menuju penerapan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mewajibkan perusahaan mempekerjakan 80 persen tenaga kerja lokal mulai 2026.
Walikota Serang, Budi Rustandi, mengatakan pelatihan kerja merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi pengangguran.
Menurutnya, tenaga kerja yang terampil akan memiliki daya saing lebih tinggi, terutama menghadapi era industrialisasi di Serang.
“Kalau kita ingin masyarakat terserap di perusahaan, maka kompetensinya harus dibangun sejak sekarang,” jelasnya, Sabtu 18 Oktober 2025.
Disnaker Serang pun telah memetakan sektor-sektor yang paling membutuhkan tenaga kerja terampil, seperti industri pengolahan, logistik, dan jasa.
Program pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar tersebut.
Budi menambahkan, Pemkot akan mengawal pelaksanaan pelatihan agar peserta benar-benar mendapatkan manfaat dan peluang kerja nyata setelah selesai.
“Target kami bukan hanya mencetak peserta pelatihan, tapi memastikan mereka benar-benar bekerja,” tegasnya.
Editor: Mastur Huda











