SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, dorong terwujudnya Kota Serang yang bahagia, aman, dan harmonis dengan mengedepankan nilai keanekaragaman budaya dan kerukunan antarumat beragama.
Salah satu visinya adalah menjadikan Kota Serang sebagai daerah transit yang menarik bagi para pengunjung dan wisatawan.
Menurut Wali Kota Serang Budi, kebahagiaan masyarakat tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kekuatan sosial dan tingkat toleransi antarwarga.
“Pembangunan Kota Serang harus seimbang antara lahiriah dan batiniah. Saya ingin masyarakat Kota Serang hidup rukun, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga keharmonisan,” ujar Budi.
Ia menilai, keanekaragaman agama dan budaya di Kota Serang merupakan anugerah besar yang harus dijaga dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kota Serang, lanjut Budi, berkomitmen untuk memperkuat nilai-nilai toleransi melalui berbagai program. Di antaranya lewat penguatan peran FKUB, kegiatan lintas iman, serta dukungan terhadap perayaan keagamaan dari berbagai golongan masyarakat.
“Serang ini rumah bagi semua. Tidak boleh ada yang merasa berbeda atau tersisih. Pemerintah akan selalu hadir menjaga agar kerukunan umat beragama tetap terpelihara,” tegasnya.
Lebih lanjut, Budi menuturkan, Kota Serang tidak boleh hanya menjadi kota yang dilintasi, tetapi harus mampu menjadi kota transit yang hidup dan menarik melalui kekuatan budaya dan semangat toleransi masyarakatnya.
“Saya ingin Kota Serang ini tidak hanya dilewati, tapi menjadi kota tujuan, kota transit yang hidup dengan keanekaragaman budaya dan masyarakatnya yang saling menghormati,” jelasnya.
Selain memperkuat kerukunan, meningkatnya jumlah kunjungan dan aktivitas transit di Kota Serang diyakini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, seperti meningkatnya aktivitas perdagangan, pariwisata, dan perputaran ekonomi lokal.
Budi juga menegaskan, tidak ada kota yang bisa maju tanpa adanya toleransi antarwarganya.
Karena itu, Pemkot Serang terus berupaya menciptakan suasana kebersamaan dan kedamaian melalui kegiatan lintas agama dan budaya yang mempererat rasa persaudaraan.
“Indonesia ini negara hukum. Jadi, tidak perlu ada rasa takut untuk hidup di Kota Serang. Saya bangga jika masyarakatnya saling rukun, menghargai, dan mampu hidup berdampingan dengan damai,” ujarnya.
Editor Daru Pamungkas











