SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang mendorong Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3) untuk melanjutkan normalisasi Sungai Ciujung Lama.
Pasalnya, normalisasi Sungai Ciujung Lama sangat dibutuhkan masyarakat di Serang Utara untuk mengairi area pertanian milik warga.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, mengatakan sebagian Sungai Ciujung Lama sudah dinormalisasi oleh BBWS C3 sekitar empat tahun lalu.
Namun, upaya normalisasi tersebut belum tuntas karena masih ada sekitar lima kilometer aliran Sungai Ciujung Lama yang melintas di tiga desa dan belum dinormalisasi.
“Mulai dari sebagian sungai di Desa Pegandokan, Kecamatan Lebakwangi, sampai ke Desa Kaserangan, Kecamatan Pontang, memang kondisinya belum dinormalisasi,” katanya, Rabu, 8 Juli 2026.
Untuk itu, Muhibbin mendorong BBWS C3 segera melakukan normalisasi di titik tersebut karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, terutama warga Kecamatan Pontang dan Kecamatan Lebakwangi yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
“Karena ini akan sangat bergantung pada produktivitas lahan pertanian di Serang Utara. Karena akibat sedimentasi dan pendangkalan Sungai Ciujung Lama, ketika musim hujan sawah dan permukiman kebanjiran,” ujarnya.
Tak hanya itu, ketika musim kemarau, air juga sulit mengalir ke sawah-sawah warga karena terhalang sedimentasi.
Muhibbin mengaku sudah berkomunikasi dan mengajukan permohonan kepada BBWS C3 agar segera dilakukan normalisasi. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut.
“Dari Desa Pegandokan sampai Desa Kaserangan, panjangnya sekitar lima kilometer. Kita minta bukan hanya dilakukan normalisasi, tetapi juga dilakukan revitalisasi sehingga fungsi sungainya bisa kembali seperti dahulu kala,” ujarnya.
Selain untuk pertanian, Sungai Ciujung Lama juga memiliki fungsi yang sangat besar bagi masyarakat, yakni sebagai sumber air baku yang diolah oleh Perumda Tirta Al-Bantani untuk kemudian dialirkan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kabid Pelaksana Jaringan Sumber Daya Air pada BBWS C3, Agnes Yustikarini, mengatakan pada tahun ini pihaknya belum memiliki rencana melakukan normalisasi di Sungai Ciujung.
“Yang ada hanya normalisasi untuk anak-anak sungainya saja,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











