PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Baterai menjadi komponen penting dalam sebuah smartphone. Tanpa baterai yang sehat, performa ponsel tidak akan optimal meski dibekali teknologi canggih. Pada smartphone berbasis 5G, konsumsi daya cenderung lebih besar karena perangkat terus bekerja mencari sinyal yang stabil.
Akibatnya, baterai lebih cepat terkuras, terutama jika jaringan 5G digunakan secara terus-menerus. Meski demikian, daya tahan baterai tetap bisa dioptimalkan dengan kebiasaan penggunaan yang tepat.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tiga cara efektif agar baterai smartphone lebih awet:
1. Atur mode jaringan sesuai kebutuhan.
Penggunaan jaringan yang tidak sesuai kebutuhan menjadi salah satu penyebab baterai cepat habis, khususnya pada ponsel 5G. Saat sinyal tidak stabil, ponsel akan bekerja lebih keras sehingga konsumsi daya meningkat.
GSMArena Tech Insights menyebutkan, kondisi ini berdampak pada lonjakan penggunaan baterai. Karena itu, pengguna disarankan beralih ke jaringan 4G atau LTE saat tidak membutuhkan kecepatan tinggi.
Untuk aktivitas ringan seperti berkirim pesan atau membuka media sosial, jaringan 4G sudah mencukupi. Sementara jaringan 5G bisa diaktifkan saat streaming video berkualitas tinggi atau mengunduh file berukuran besar.
2. Optimalkan pengaturan layar
Layar menjadi salah satu komponen paling boros daya pada smartphone. Tingkat kecerahan tinggi dan refresh rate besar membuat baterai lebih cepat habis.
Pengguna disarankan menurunkan kecerahan layar atau mengaktifkan fitur auto-brightness agar sistem menyesuaikan pencahayaan secara otomatis sesuai kondisi sekitar.
Selain itu, refresh rate tinggi seperti 120Hz sebaiknya digunakan saat diperlukan saja. Android Authority merekomendasikan penggunaan refresh rate 60Hz untuk aktivitas ringan seperti membaca atau chatting guna menghemat daya.
3. Manfaatkan fitur hemat daya.
Sebagian besar smartphone
modern telah dilengkapi fitur hemat daya atau power saving mode. Fitur ini membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang, mengurangi performa prosesor, serta mengoptimalkan penggunaan jaringan.
CNET Tech Reviews menyebutkan, mode hemat daya dapat menambah waktu penggunaan ponsel hingga beberapa jam. Fitur ini sangat membantu saat pengguna berada di luar rumah dan sulit menemukan sumber listrik.
Beberapa ponsel juga menyediakan mode super hemat daya yang hanya mengaktifkan aplikasi penting seperti telepon dan pesan singkat, sehingga baterai tetap bertahan meski daya hampir habis.
Selain tiga cara tersebut, pengguna juga disarankan menerapkan kebiasaan berikut untuk menjaga kesehatan baterai:
– Menggunakan charger resmi atau berkualitas baik,
– Menghindari pengisian daya berlebihan,
– Mengisi ulang baterai saat daya tersisa 20–30 persen,
– Menjaga suhu ponsel agar tidak terlalu panas,
– Menutup aplikasi dan notifikasi yang tidak diperlukan.
Dengan penggunaan yang tepat dan konsisten, baterai smartphone dapat bertahan lebih lama dan performa perangkat tetap optimal.
Editor: Agus Priwandono











