PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kehilangan charger bawaan HP memang bikin kesal. Apalagi, kalau produsen ponsel yang kamu beli justru tidak menyertakan charger dalam paket penjualannya. Kamu harus merogoh kocek untuk beli charger baru.
Nah, buat kamu yang sedang cari charger pengganti atau baru beli HP yang tidak dilengkapi charger, berikut enam cara memilih charger HP yang tepat dan aman.
Tip ini dikutip dari kanal YouTube @Nepss Tuber oleh Radarbanten.co.id.
1. Beli dari service center atau toko terpercaya.
Langkah pertama, coba datangi service center resmi merek ponselmu dan tanyakan charger yang sesuai. Kamu juga bisa cari di toko online atau fisik yang sudah terpercaya.
Kalau beli online, pastikan seller punya rating bagus dan banyak ulasan positif. Pilih penjual yang sudah terverifikasi untuk menjamin kualitas dan keaslian produk. Dengan begitu, kamu bisa dapat charger yang cocok dan aman untuk HP-mu.
2. Pertimbangkan charger original bekas.
Kalau budget terbatas, charger original bekas bisa jadi pilihan. Harganya biasanya lebih murah dibanding yang baru, tapi tetap punya kualitas dan daya tahan yang jauh lebih baik ketimbang charger abal-abal.
Tapi ingat, pastikan charger bekas yang kamu beli benar-benar asli dan masih layak pakai.
Jangan sampai tertipu produk palsu yang justru bisa merusak HP kamu.
3. Pilih charger pihak ketiga yang terpercaya
Enggak melulu harus charger bawaan merek HP kamu, beberapa brand pihak ketiga juga punya kualitas yang gak kalah bagus.
Sebut saja Aukey, Ugreen, Miniso, dan lainnya merek-merek ini sudah dikenal punya produk yang aman dan awet.
Buat pengguna iPhone, pastikan kamu pilih charger yang sudah punya sertifikasi MFi (Made for iPhone). Artinya, produk tersebut sudah lolos verifikasi Apple, jadi aman digunakan.
4. Pakai charger merek lain? Bisa, asal original dan cocok.
Kalau susah cari charger bawaan, charger dari merek lain juga bisa jadi opsi. Syaratnya, charger tersebut harus original dan cocok dengan HP kamu.
Cocok di sini maksudnya adalah ujung kabelnya pas dengan port charger di ponselmu, entah itu USB-C, micro USB, atau Lightning.
Daripada pakai charger KW yang murah tapi berisiko, lebih baik gunakan charger original dari merek lain yang sudah lolos uji pabrikan.
Umumnya, charger resmi dari merek lain sudah melalui proses verifikasi keamanan, jadi relatif aman digunakan di berbagai jenis ponsel.
5. Sesuaikan daya charger dengan spesifikasi HP.
Satu hal penting yang sering diabaikan, sesuaikan daya charger dengan spesifikasi baterai HP kamu.
Cek berapa output arus listrik (ampere) yang dibutuhkan, biasanya tertulis di bodi charger atau spesifikasi HP.
Misalnya, kalau baterai HP kamu maksimal menerima dua ampere, jangan pakai charger yang lebih besar dari itu.
Kalau arus terlalu tinggi, HP bisa cepat panas dan mempercepat kerusakan baterai.
Sebaliknya, kalau terlalu rendah, proses ngecas jadi lambat dan bisa bikin baterai cepat soak.
6. Cek garansi sebelum beli.
Terakhir, jangan lupa perhatikan garansi saat membeli charger.
Garansi penting banget, karena kamu bisa klaim perbaikan atau penukaran kalau charger yang dibeli ternyata bermasalah.
Baca juga syarat dan ketentuan garansinya dengan teliti. Jangan sampai kamu gak bisa klaim gara-gara melewatkan poin penting dalam aturan garansi.
Nah, itu dia enam cara memilih charger HP yang tepat dan aman buat ponsel kesayangan kamu. Jangan sampai salah pilih, ya biar charger tahan lama dan HP kamu tetap aman.
Editor: Agus Priwandono











