PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang gadis berusia 13 tahun, Zara Durotun Nafiza, warga Kampung Cibango Lor, Desa Pejamben, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, dilaporkan hilang, Rabu 31 Desember 2025. Peristiwa ini terjadi menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026 sehingga membuat pihak keluarga terpukul.
Zara merupakan anak dari pasangan Jamsari dan Susilawati. Keluarga Zara diketahui tinggal di rumah tidak layak huni dan termasuk dalam kategori keluarga kurang mampu.
Kakak kandung korban, Adit, menjelaskan, adiknya terakhir terlihat setelah dijemput oleh seorang teman. Sebelumnya, Zara masih sempat bertemu dan berkomunikasi dengan ibunya.
“Zara terakhir bertemu ibu pada Rabu, 31 Desember 2025, dan masih sempat berkomunikasi lewat telepon seluler,” ujar Adit, Jumat 2 Januari 2026.
Menurut Adit, komunikasi terakhir terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, tepat menjelang malam pergantian tahun. Pada malam itu, seorang teman Zara bernama Dn, warga Kampung Laguna, Desa Pejamben, datang menjemput korban.
“Setelah dijemput temannya tersebut, sejak saat itu Zara tidak ada kabar dan nomor telepon selulernya tidak bisa dihubungi,” katanya.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga telah melaporkan kehilangan Zara ke Polsek Carita dan berharap anaknya dapat segera ditemukan.
Adit juga meminta bantuan masyarakat apabila melihat atau mengetahui keberadaan adiknya agar segera menghubungi pihak keluarga atau kepolisian.
“Jika ada yang menemukan, mohon menghubungi nomor ibunya di 0831-8779-0053, atau melapor ke Polsek Carita maupun kantor polisi terdekat,” ujarnya.
Adapun ciri-ciri Zara Durotun Nafiza yaitu tinggi badan sekitar 150 sentimeter, kulit kuning langsat, rambut ikal hitam panjang sebahu, serta hidung mancung.
Editor: Mastur Huda











