PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan warga ikut membantu TNI bergotong royong untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Gantung Blengbeng, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Gotong royong pembangunan Jembatan Blengbeng ini sudah berjalan sejak awal pembangunan pondasi pada bulan Januari hingga Februari 2026.
Hanya saja, memasuki bulan Ramadan, bantuan tenaga dari warga dilakukan pada malam hari.
Seperti halnya pada hari Minggu, 22 Februari 2026 malam. Puluhan warga bersama TNI bahu-membahu melaksanakan lembur demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan.
Meski dalam suasana bulan suci Ramadan, hal itu tidak menyurutkan semangat dan antusiasme masyarakat untuk tetap bergotong royong.
Warga dengan penuh semangat membantu proses pembangunan, mulai dari pengangkutan material hingga pekerjaan teknis lainnya. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya solidaritas antara aparat TNI dan masyarakat.
Salah satu warga Desa Cikeusik, Rudi mengatakan, bulan puasa bukan menjadi penghalang untuk tetap berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong bersama TNI.
“Bagi kami selaku warga tentunya bulan puasa bukan suatu halangan untuk bergotong royong bersama TNI. Karena jembatan ini merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat dan juga anak-anak sekolah yang setiap hari melintas,” katanya, Minggu, 22 Februari 2026 malam.
Keberadaan jembatan baru ini sudah menjadi impian warga. Sebab, sudah beberapa tahun harus merasakan kesulitan melewati jembatan dalam kondisi rusak.
“Apalagi saat musim hujan, jembatannya licin karena sudah miring,” katanya.
Namun, diungkapkan Rudi, memasuki bulan Januari, harapan masyarakat mulai tumbuh sejak adanya komitmen TNI untuk membangun jembatan. Oleh karena itu, warga merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu penyelesaiannya.
“Kami sebagai warga harus berpartisipasi membantu TNI menyelesaikannya. Insya Allah ini menjadi ladang ibadah bagi kita semua, apalagi pada bulan suci Ramadan,” katanya.*
Editor : Krisna Widi Aria











