LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Sepanjang tahun 2025 sebanyak 351 warga Kabupaten Lebak nerangkat ke luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Para tenaga kerja migran asal Lebak itu bekerja di 16 negara mulai di Benua Asia dan Eropa antara lain Arab Saudi, Brunai, Bahrain, Brunai Darusalam, Hongkong, Jepang, Korsel, Kuwait, Malaysia, Qatar, Singapura, Slovaqia,
Taiwan, Turki, Uni Emirat Arab, Yordania dan Zambia.
“Tahun 2025 jumlah TKI asal Lebak mencaoai 351 atau meningkat dibanding tahun 2025 yang mencapai 170 orang,” kata Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lebak, Rully Chaeruliyanto, Jumat 27 Februari 2026.
Ia mengatakan, Saudi Arabia masih menjadi negara tujuan para pahlawan devisa asal daerah yang di pimpin. Bupati Hasbi Jayabaya ini untuk mengadu nasib memperbaiki ekonomi keluarga mereka.
“Mereka berkerja berbagai propesi diantaranya asisten rumah tangga dan pengemudi,” ujarnya.
Rully juga berharap peran serta camat dan Kepala desa untuk terus mengingatkan warga agar menjadi pekerja migran legal sehingga, dapat bekerja dengan nyaman.
“Kami juga berharap camat dan kepala desa agar memberitahukan kepada para calon TKI agar terdaftar atau tercatat di pemerintah daerah. Sehingga, ketika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan oleh para TKI diluar negeri kita dapat segera mengetahui atau setidaknya memberikan bantuan secepatnya,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











