SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), TB Muhammad Soleh, mendatangi sejumlah titik di Daerah Pemilihan (Dapil) lima untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Di tiga kecamatan yang ia datangi, yakni Kecamatan Kramatwatu, Kecamatan Waringinkurung, dan Kecamatan Gunungsari, ia banyak mendapatkan keluhan terkait penerima manfaat BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan.
Padahal, mereka masuk dalam kategori masyarakat yang layak menjadi penerima bantuan pemerintah untuk program jaminan kesehatan tersebut.
“Jadi masyarakat merasa keberatan kalau sampai mereka dinonaktifkan. Mereka meminta kejelasan dan agar kebijakan itu ditinjau ulang sehingga kepesertaan mereka bisa aktif kembali,” katanya, Kamis 5 Maret 2026.
Umumnya, para penerima manfaat tidak pernah mendapatkan penjelasan dari pemerintah mengenai kepesertaan mereka yang sudah nonaktif. Mereka baru mengetahuinya saat sedang berobat.
“Yang kena lumayan banyak di wilayah kita. Mereka merasa kaget, saat sedang berobat tiba-tiba sudah tidak aktif sehingga menyulitkan mereka,” ujarnya.
Ia berkomitmen untuk mengadvokasi warga yang layak menjadi penerima manfaat agar kepesertaan mereka bisa aktif kembali. Pihaknya akan melakukan verifikasi bersama pihak desa hingga Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang untuk mendorong agar aspirasi tersebut menjadi prioritas.
“Mudah-mudahan pemerintah bisa lebih bijak, mengingat ini menjadi hak dari masyarakat kecil. Kalau memang dinonaktifkan, mereka seharusnya mendapatkan penjelasan terlebih dahulu,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mendapatkan aspirasi lainnya seperti masih banyaknya titik banjir di wilayah Serdang-Waringinkurung yang diharapkan dapat segera ditangani pada tahun ini.
“Ada juga masalah klasik yang ditanyakan seperti persoalan penanganan sampah,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan adanya keluhan warga mengenai menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena menu yang diberikan dinilai kurang memuaskan.
“Masyarakat meminta keseriusan dari pihak SPPG supaya menu yang diberikan bisa diperhatikan sehingga gizi masyarakat bisa terpenuhi,” pungkasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











