LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Taktis Demokratis Wanasalam (Matadewa) melakukan aksi di depan Kantor Bupati Lebak, Senin, 16 Maret 2026. Aksi ini menyoroti satu tahun kepemimpinan Hasbi-Amir di Kabupaten Lebak.
Ketua Umum Matadewa, Refi Rizali, menilai selama setahun, pasangan Hasbi-Amir lebih menikmati fasilitas kekuasaan dibandingkan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Aksi kami hari ini terkait satu tahun kepemimpinan Hasbi-Amir yang menurut kami perlu banyak dievaluasi,” tegas Refi di depan Kantor Bupati.
Ia menambahkan, arah pembangunan dan skala prioritas selama satu tahun kepemimpinan Hasbi-Amir masih tidak jelas. Salah satu contohnya, renovasi rumah dinas yang dilakukan pada pertengahan 2025, sementara ada sekitar 42.000 rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Lebak.
“Kami melihat renovasi rumah dinas setara dengan 105 RTLH, tapi kondisi RTLH di Kabupaten Lebak meningkat menjadi sekitar 88.000 unit atau dua kali lipat dari 2024,” ujarnya.
Refi menegaskan, hingga saat ini kebijakan Hasbi-Amir belum berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Sampai hari ini, pasangan Hasbi-Amir belum menunjukkan kepedulian yang memadai terhadap masyarakat, sementara fasilitas pribadi terus dinikmati,” tandasnya.
Editor: Mastur Huda











