PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, secara resmi melepas keberangkatan atlet BMX freestyle, Ainul Fajri, ke Malaysia. Ainul Fajri dilepas usai apel pagi di lapangan upacara Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, Senin, 6 April 2026.
Sebelum acara pelepasan, Ainul Fajri unjuk gigi depan Bupati Pandeglang dan kepala OPD.
Dewi kemudian memberikan bantuan uang saku dan bersama-sama memanjatkan doa untuk Ainul Fajri agar menjadi juara 1 dalam ajang internasional di Malaysia.
Doa bersama dipimpin secara langsung oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang, Rahmat Zultika.
Dewi menyampaikan doa dan harapannya agar Ainul Fajri mampu meraih prestasi terbaik pada ajang internasional.
“Kami doakan Aa Ainul bisa meraih prestasi terbaik. Menang atau kalah, kami tetap bangga karena Ainul sudah membawa harum nama baik Pandeglang ke kancah internasional,” katanya.
Dewi mengatakan, prestasi Ainul luar biasa. Tidak semua orang bisa.
“Tadi Pak Asda I (Doni Hermawan-red) juga mencoba tapi ternyata enggak bisa,” katanya.
Dewi juga mendoakan agar Ainul Fajri tetap sehat dan bisa menjaga nama baik Kabupaten Pandeglang.
“Jaga kesehatan, jaga nama baik dan kami bangga Aa Ainul bisa hadir di tingkat internasional mengharumkan nama baik Pandeglang, hari ini kami memberikan bantuan untuk menambah semangat,” katanya.
Dewi juga berharap, prestasi yang diraih Ainul dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Pandeglang untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang masing-masing.
“Kami yakin anak muda pandeglang sangat berbakat, terus pupuk kreativitas untuk meraih prestasi yang gemilang,” katanya.
Ainul Fajri yang berasal dari Kecamatan Banjar mengatakan, keikutsertaannya dalam perlombaan ini bukan yang pertama.
“Sudah banyak perlombaan yang kami ikuti dengan hasil yang positif. Kami berharap di Malaysia juga bisa meraih prestasi yang membanggakan,” katanya.
Ainul mengaku, ajang internasional kali ini merupakan yang kedua baginya. Sebelumnya, pada tahun 2025 ia pernah mengikuti event serupa dan berhasil meraih peringkat kedua.
“Semua peserta memiliki kemampuan yang sangat baik. Namun, yang cukup berat menurut kami adalah atlet dari Thailand dan Filipina,” katanya.
Ainul menjadi satu-satunya atlet BMX freestyle yang mewakili Provinsi Banten di Malaysia. Sementara, peserta lain berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Bandung, Pontianak, dan Pekalongan.
“Kami akan berlaga pada tanggal 8 hingga 12 April di Kuching, Malaysia. Jadi mohon doa dari seluruh masyarakat Pandeglang agar kami bisa pulang membawa kemenangan,” pintanya.
Editor: Agus Priwandono











