• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kesehatan

Campak Penyakit Infeksi yang Perlu Diwaspadai, Khususnya pada Anak-anak

Agung S Pambudi by Agung S Pambudi
Sabtu, 18 April 2026 15:31
in Kesehatan
Campak Penyakit Infeksi yang Perlu Diwaspadai, Khususnya pada Anak-anak

Penyakit yang dikenal juga sebagai measles atau morbili ini memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat.

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Penyakit yang dikenal juga sebagai measles atau morbili ini memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Campak disebabkan oleh virus yang menyebar melalui droplet atau percikan ludah saat penderita batuk maupun bersin. Bahkan, virus ini dapat bertahan di udara hingga dua jam setelah penderita meninggalkan ruangan, sehingga risiko penularan di lingkungan tertutup menjadi sangat tinggi.

RelatedPosts

Desa Ekspor dan Desa Wisata di Banten

Tekan Stunting, Menteri Desa Yandri Dorong Pengembangan Desa Ekspor dan Wisata di Banten

Selasa, 3 November 2026 16:26
Stunting Banten

Stunting Banten Capai 20 Persen, Menteri Desa Yandri Ajak Semua Pihak Bergerak

Selasa, 3 November 2026 16:10
Tongue Tie

Bayi Sulit Menyusu Apakah Disebabkan Tongue Tie? Ini Kata Dokter Spesialis Anak Bethsaida Hospital Serang

Kamis, 22 Oktober 2026 15:05
Influenza A

Dinkes Kabupaten Serang Tidak Punya Alat Deteksi Penyakit Influenza A

Selasa, 20 Oktober 2026 18:10

Secara klinis, campak memiliki tiga tahap perkembangan. Pada tahap awal atau fase prodromal yang berlangsung 2–4 hari, anak biasanya mengalami demam tinggi yang disertai 3C, antara lain batuk (cough), pilek (coryza), dan mata merah (conjunctivitis).

Pada fase ini juga dapat muncul tanda khas berupa Koplik Spots, yaitu bercak merah terang di bagian dalam pipi dengan noda bercak keabu-abuan.

Selanjutnya, memasuki fase eksantem, muncul ruam kemerahan yang dimulai dari area belakang telinga dan garis rambut, kemudian menyebar ke wajah, leher, hingga seluruh tubuh. Pada fase ini, demam biasanya mencapai puncaknya (mencapai 40 derajat) pada hari ke 2-3 setelah munculnya ruam.

Memasuki fase pemulihan atau fase konvalesens, umumnya ruam akan berangsur menghilang setelah 3-4 hari dan meninggalkan warna kecoklatan sebelum akhirnya hilang sepenuhnya.

Meski sering dianggap sebagai penyakit umum pada anak, campak dapat menimbulkan komplikasi yang tidak ringan. Beberapa di antaranya adalah pneumonia, infeksi telinga, diare, hingga radang otak atau ensefalitis.

Penanganan campak sendiri bersifat suportif, seperti pemberian obat penurun demam, istirahat yang cukup, asupan cairan, serta vitamin A untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi risiko komplikasi.

Upaya pencegahan paling efektif terhadap campak adalah melalui imunisasi MR/MMR (Measles Rubella/Mumps Measles Rubella). Vaksin ini terbukti memiliki efektivitas hingga 93% untuk satu dosis dan meningkat menjadi 97% setelah dua dosis.

Vaksin MR direkomendasikan diberikan mulai usia 9 bulan, dilanjutkan dengan dosis berikutnya pada usia 15–18 bulan dan usia 5–7 tahun.

Menurut dr. Nur Latifah Amilda, Sp.A, dokter spesialis anak di Bethsaida Hospital Serang, pemberian vaksin sebelum usia 9 bulan belum optimal karena bayi masih memiliki antibodi alami dari ibu.

“Jika vaksin diberikan terlalu dini, antibodi dari ibu bisa menetralisir vaksin sehingga kekebalan tidak terbentuk secara maksimal. Oleh karena itu, penting mengikuti jadwal imunisasi yang direkomendasikan,” jelasnya.

Bagi bayi yang belum mencapai usia vaksinasi, perlindungan tetap dapat dilakukan melalui pendekatan lingkungan.

Salah satunya adalah cocoon strategy, yaitu memastikan seluruh anggota keluarga dan orang terdekat sudah mendapatkan vaksin MR/MMR.

Menurutnya, bayi di bawah usia 9 bulan belum bisa mendapatkan perlindungan vaksin secara optimal, sehingga perlindungan terbaik adalah dari lingkungan sekitarnya.

“Dengan memastikan orang-orang terdekat sudah divaksin, kita membentuk perlindungan berlapis agar virus tidak sampai mengenai bayi,” tambah dr. Nur Latifah

Selain itu, orang tua juga dianjurkan untuk membatasi kontak bayi dengan orang yang sedang sakit, menghindari kerumunan terutama di ruang tertutup, serta menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan mengganti pakaian setelah bepergian..

Bethsaida Hospital Serang memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, perlindungan kesehatan anak melalui Women & Children Center.

Center ini menghadirkan layanan terpadu mulai dari konsultasi dokter spesialis anak, pemantauan tumbuh kembang anak, imunisasi lengkap, hingga penanganan penyakit infeksi anak.

Seluruh layanan didukung oleh fasilitas modern serta tim tenaga medis berpengalaman, guna memastikan setiap anak mendapatkan perawatan yang optimal sejak dini.

“Kami tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” ujar Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirtamulya Juandy.

Melalui layanan yang terintegrasi dan berbasis patient-centered care, jelas Tirtamulya, Bethsaida mendampingi orang tua dalam setiap tahap tumbuh kembang anak mulai dari deteksi dini, imunisasi, hingga penanganan medis yang tepat.

“Dengan dukungan fasilitas modern dan tim multidisiplin, kami berharap dapat memberikan perlindungan yang optimal serta meningkatkan kualitas kesehatan anak secara menyeluruh,” tutup dr. Tirtamulya.

Editor: Agung S Pambudi

Tags: campakInfeksi anakKesehatan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Belasan Perda Masih Mandek, Ini Kata Pemprov Banten

Next Post

Pemkot Tangsel Cetak Talenta Digital Siap Kerja dengan Kenalkan Expert Goes to School

Next Post
Pemkot Tangsel Cetak Talenta Digital Siap Kerja dengan Kenalkan Expert Goes to School

Pemkot Tangsel Cetak Talenta Digital Siap Kerja dengan Kenalkan Expert Goes to School

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Stasiun Cipocok Kota Serang

Stasiun Cipocok Kota Serang Diusulkan Kembali Aktif

Rabu, 4 November 2026 16:34
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif dengan Nilai 98,50 Poin

Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif dengan Nilai 98,50 Poin

by Mulyadi
Jumat, 6 November 2026 08:55
0

Kantah Kabupaten Tangerang saat menerima penghargaan di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, Kamis 5 November...

Wujudkan Lingkungan Sehat, Bupati Pandeglang Gandeng FKKS

Wujudkan Lingkungan Sehat, Bupati Pandeglang Gandeng FKKS

by Purnama Irawan
Jumat, 6 November 2026 08:48
0

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajak masyarakat menjalankan PHBS dalam acara pembinaan FKKS, bertempat Puskesmas Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.