PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polres Pandeglang menggelar konferensi pers terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Kepala DPMPTSP Pandeglang Ahmad Mursidi, yang menewaskan seorang siswa SD. Kecelakaan itu terjadi di depan SDN Sukaratu 5, di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kampung Cikole, RT/RW 03/07, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Pelaksanaan konferensi pers sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik sekaligus penyampaian perkembangan penanganan kasus oleh jajaran Polres Pandeglang. Hadir dalam kegiatan itu, Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Surya Muhammad beserta jajaran personel Satlantas.
Dalam keterangannya, Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad menjelaskan secara rinci kronologis kecelakaan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta sejumlah korban luka-luka. “Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya korban. Dan kepada korban yang masih dirawat, semoga segera sembuh seperti sedia kala,” katanya, di Mapolres Pandeglang, Kamis, 30 April 2026.
Kecelakaan laka lantas melibatkan kendaraan Innova hitam itu menyebabkan satu korban meninggaldunia, enam orang siswa mendapatkan perawatan di rumah sakit, satu orang pedagang kritis dan satu orang sales. “Hasil olah TKP (tempat kejadian perkara-red) dan keterangan saksi-saksi, peristiwa kecelakaan bermula ketika kendaraan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi A 1633 BF melaju dari arah Kadomas menuju arah Cipacung dengan kecepatan tertentu,” katanya.
Di lokasi kejadian, tepat di depan SDN Sukaratu 5, kendaraan mengalami hilang kendali. Kemudian bergerak ke arah bahu jalan sebelah kanan (arah Cipacung). Saat itu terdapat aktivitas masyarakat, termasuk pedagang jajanan serta siswa-siswi yang sedang beristirahat depan sekolah. “Kendaraan pertama kali menabrak sepeda motor Honda Revo yang sedang dalam posisi berhenti di pinggir jalan. Setelah itu, kendaraan kembali melaju dan menabrak sejumlah siswa-siswi yang sedang berada di depan sekolah,” terangnya.
Akibat kejadian tersebut, satu orang siswa SDN Sukaratu 5 mengalami luka berat dan meninggaldunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Berkah Pandeglang. Sementara itu, seorang pedagang jajanan, pengendara sepeda motor dan siswa-siswi lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
“Warga bersama petugas segera mengevakuasi seluruh korban luka ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, beberapa korban masih dalam perawatan dan observasi oleh tim medis,” ujarnya.
AKP Surya menambahkan, pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi kendaraan serta barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan.
“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, faktor pengemudi, serta situasi jalan pada saat kejadian,” katanya.
Polisi Ingatkan Pengguna Jalan Agar Berhati-hati
Kapolres Pandeglang AKBP Dr Dhyno Indra Setyadi menyampaikan turut berdukcita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggaldunia. “Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk memberikan pendampingan kepada para korban dan keluarga. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga kecepatan kendaraan. Apalagi saat melintas di kawasan rawan seperti lingkungan sekolah,” katanya.
Kapolres juga mengingatkan kepada seluruh pengendara agar lebih waspada. Terutama di area sekolah yang memiliki aktivitas tinggi. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara,” tegasnya.
Editor : Rostinah











