LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Manajemen RSUD Adjidarmo membantah isu terkait kondisi keuangan rumah sakit yang disebut tidak memiliki kas serta terganggunya layanan kesehatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Adjidarmo, Eka Darmana Putra, menegaskan, kondisi keuangan rumah sakit masih dalam keadaan aman dan operasional berjalan normal.
“Kas rumah sakit ada, tidak benar jika disebut kosong. Pelayanan tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.
Ia juga memastikan ketersediaan obat-obatan di RSUD Adjidarmo saat ini dalam kondisi normal dan tidak mengalami kekosongan.
“Untuk obat, saat ini sudah normal dan tersedia. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terkait pelayanan kesehatan,” katanya.
Terkait isu keterlambatan pembayaran uang jasa pelayanan kepada tenaga kesehatan, Eka mengakui memang sempat terjadi keterlambatan, namun hanya dalam hitungan beberapa hari.
“Memang sempat ada keterlambatan pembayaran jasa pelayanan, tetapi hanya beberapa hari dan saat ini sudah dalam proses penyelesaian,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya mengkritisi kondisi RSUD Adjidarmo. Dia mengungkap, kas rumah sakit kosong, sehingga terjadi keterlambatan dalam pembayaran uang jasa pelayanan.
Tidak hanya itu, JB juga menyoroti kondisi rumah sakit yang cukup memprihatinkan. Di dalam rumah sakit, banyak warga yang tidur di sembarang tempat. Bahkan, beberapa fasilitas banyak dikeluhkan masyarakat. Termasuk soal kekosongan obat-obatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Editor: Mastur Huda











